Lebaran, Anies Jadi Imam Dan Khatib Salat Id Di Kediaman Pribadinya

Peristiwa  MINGGU, 24 MEI 2020 , 14:28:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lebaran, Anies Jadi Imam Dan Khatib Salat Id Di Kediaman Pribadinya

Keluarga Anies Baswedan/Ist

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama istri, Fery Farhati, dan empat anaknya, serta ibunya, Aliyah R. Baswedan, merayakan Hari Raya Idul Fitri di kediamannya, Jalan Lebak Bulus II Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (24/5).

Anies menjadi imam sekaligus khatib dalam ibadah salat Id berjamaah di rumahnya.

Usai salat Id, Anies langsung bersilaturahmi virtual bersama keluarga besar melalui panggilan video (video call).

"Jadi, kami juga di rumah. Kebetulan ibu saya dan ayah dari istri saya, mertua itu adalah yang dituakan di keluarganya. Jadi, biasanya kalau Lebaran, mereka semua di sini. Lalu, keluarga besar dari dua sisi akan kumpul semua di sini," kata Anies melalui siaran pers Pemprov DKI Jakarta.

"Biasanya setelah selesai salat Id, jam segini ini sekarang jam 10.00 adalah penuh-penuhnya nih sampai sore. Nanti bergantian orang datang sampai sore. Nah, kali ini kosong. Yang kita kerjakan adalah tadi jam 09.30 sudah janjian. Kita pakai video conference dengan semuanya.

Menurut Anies, aktivitas Lebaran kali ini terbilang unik. Karena Anies bisa langsung bersilaturahmi dengan keluarga di Jakarta dan daerah lainnya sekaligus.

"Jadi, silaturahminya virtual, tapi bila kita konsisten mengerjakan ini, insyaAllah kita bisa menuntaskan usaha kita untuk memotong mata rantai penularan wabah," ungkap Anies.

Anies menyatakan, Lebaran tahun ini memang berbeda karena kebiasaan yang mengasosiasikan momen hari raya tersebut sebagai pertemuan dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat luas.

Namun Anies menegaskan, kondisi di tengah pandemi Covid-19 saat ini mengharuskan pertemuan itu tidak dilakukan untuk mencegah penularan wabah semakin meluas.

"Tadi saya sampaikan kepada anak-anak, bahwa anak-anak semua, ingat-ingat peristiwa ini. Mudah-mudahan tidak berulang bahwa kita menghadapi pandemi begini. Tapi, ini menjadi pengalaman yang nanti sampai kakek dan nenek, mereka akan bisa menceritakan bahwa saat mereka SD, saat mereka SMP, tahun 2020, terjadi pandemi sampai kita semua tidak bisa salat Id di masjid atau di lapangan," ucap Anies.

" Ingat ini sebagai sebuah peristiwa yang kita ambil hikmahnya. Anak-anak yang disiplin dan tidak pergi, dia di kemudian hari bisa menceritakan pada generasi berikutnya bahwa saya termasuk yang memutus mata rantai karena saya di rumah," ujar Anies lagi.

Lebih lanjut, Anies menyampaikan bahwa tradisi open house dan halalbihalal ditiadakan untuk Idul Fitri tahun ini.

"Jadilah keluarga-keluarga yang bertanggung jawab. Jadilah orang-orang yang bertanggung jawab. Kalau kita melindungi diri sendiri dengan cara di rumah, itu artinya melindungi orang lain. Dan kalau terpaksa harus pergi, maka pergilah untuk kebutuhan pokok, misalnya harus cari makanan atau untuk urusan kesehatan. Dan kalau sampai keluar, gunakan masker karena itulah cara kita bersikap bertanggung jawab bahwa tidak mungkin kita bisa menyelesaikan masalah ini jika tidak semua orang mau mengerjakan sama-sama. Itu pesan pentingnya," tutup Anies.[dod]

Komentar Pembaca
Viral!! Aksi Menunggang Sapi Raksasa di Boyolali
Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

JUM'AT, 10 JULI 2020 , 21:30:00

New Normal New Ideas

New Normal New Ideas

MINGGU, 05 JULI 2020 , 02:30:19

Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok
Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading