KPJ: Hadapi Covid-19, Jakarta Harus Move On

Megapolitan  SELASA, 26 MEI 2020 , 08:12:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

KPJ: Hadapi Covid-19, Jakarta Harus <i>Move On</i>

Anies Baswedan/Net

Pasca merebaknya virus corona yang dikenal Covid-19 ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok dan mulai merebak ke sejumlah negara, petinggi negeri ini seperti abai dan santai meresponnya.

Malahan tak sedikit yang melontarkan pernyataan nyeleneh alias menganggap remeh Corona di media massa.

Hingga akhirnya pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua WNI yang positif Covid-19, barulah publik tersadar dan merasakan dahsyatnya kematian diakibatkan oleh virus yang tidak mengenal status sosial tersebut.

Strategi penanganan virus Corona pun mulai diterapkan. Mulai dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan penyaluran bantuan sosial (bansos).

"Malahan ada istilah berdamai dengan Corona dan berdansa di tengah pandemi. Hal ini seyogyanya agar masyarakat dapat segera bangkit. Karena kesehatan dan perekonomian masyarakat sama-sama terdampak mengalami keterpurukan," kata Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Amos Hutauruk melalui keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Selasa (26/5).

Amos menegaskan, apabila masyarakat ingin bangkit, Jakarta harus move on dalam menyikapi pandemi Covid-19 ini.

"Kita dalam menjalankan aktivitas harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan PSBB social distancing dan jaga fisik seperti anjuran Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan.

KPJ berharap pandemi Covid-19 dapat segera berlalu dan kehidupan berangsur normal kembali sehingga aktifitas ekonomi, sosial masyarakat dan tali silaturahmi dapat berjalan seperti sediakala.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok