New Normal Di Jakarta Bisa Jadi Bom Waktu

Megapolitan  KAMIS, 28 MEI 2020 , 07:48:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

<i>New Normal</i> Di Jakarta Bisa Jadi Bom Waktu

PSBB di Jakarta/Net

Wilayah ibukota, DKI Jakarta belum siap untuk menerapkan fase new normal. Ini lantaran Jakarta belum melakukan tes Covid-19 secara massal, sehingga data yang ada saat ini tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

Demikian Dikatakan Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani kepada wartawan, Kamis (28/5).

Jangan buru-buru, DKI belum lakukan tes Covid-19 secara massal dalam dua minggu terakhir. Ini bahaya, bisa jadi bom waktu,” kata Yani.

Yani mengungkapkan, masyarakat, khususnya warga DKI Jakarta belum memiliki kesadaran yang cukup untuk mematuhi aturan PSBB walaupun telah dilakukan sosialisasi secara massif. Sedangkan sosialisasi terkait new normal masih sangat minim.

Masyarakat belum disiplin dalam mematuhi aturan PSBB padahal sosialisasinya sudah sangat massif, apalagi ini (new normal) yang masih belum jelas. Pemerintah harus hati-hati dalam membuat kebijakan,” tegas Yani.

Yani menyampaikan DPRD DKI bisa memahami kesulitan yang dihadapi Pemprov DKI saat ini. Salah satunya permasalahan ekonomi. Kendati demikian, keselamatan jiwa masyarakat DKI Jakarta jauh lebih penting.

Kalau masyarakat ditanya, jawabannya pasti mau kerja lagi, cari nafkah lagi buat keluarga. Tapi pemerintah DKI punya hitung-hitungan resikonya. Saya hanya mengingatkan, dampaknya akan luar biasa jika wabah di DKI jadi tidak terkendali,” pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok