Awas, Pembukaan Sekolah Malah Jadi Klaster Baru Covid-19

Megapolitan  JUM'AT, 29 MEI 2020 , 15:32:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Awas, Pembukaan Sekolah Malah Jadi Klaster Baru Covid-19

Ilustrasi/Net

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menegaskan, pembukaan sekolah baru akan dilaksanakan apabila situasi dan kondisi terkait Covid-19 sudah dinyatakan aman dengan tetap mengikuti protokoler kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta mendukung penuh langkah yang diambil Pemprov DKI Jakarta tersebut.

"Kami sepakat terkait kebijakan tersebut, karena jumlah korban anak usia sekolah yang positif Covid-19 jumlahnya cukup besar," kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/5).

Berdasarkan data dari KPAI Bidang Pendidikan, lebih dari 800 anak di Indonesia terpapar Covid-19. Bahkan, 129 anak meninggal dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dan 14 anak meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

Ini harus jadi perhatian bersama, mereka adalah generasi penerus bangsa ini, jangan sampai angkanya bertambah semakin banyak, khususnya di Jakarta,” kata Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS DKI Jakarta ini.

Menurutnya, baik Pemprov DKI dan pemerintah pusat tidak boleh gegabah dan sembrono dalam menentukan pembukaan sekolah di masa pandemik.

Jangan sampai sekolah menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19 di ibukota. Kalaupun harus dibuka proses KBM di sekolah, harus dengan protokol kesehatan yang sangat ketat,” demikian Arifin.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok