Begini Strategi Kopassus Cegah Anggota Dan Keluarganya Terpapar Covid-19

Peristiwa  SELASA, 02 JUNI 2020 , 08:02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Begini Strategi Kopassus Cegah Anggota Dan Keluarganya Terpapar Covid-19

Kopassus semprot disinfektan/Ist

Subsatgas Covid-19 Grup 3 Kopassus yang dikomandani Mayor Inf M. Benrieyadin Sjafrie melaksanakan pencegahan penyebaran Covid-19 secara door to door.

Benrie yang juga menjabat Danyon 32 Grup 3 Kopassus mengatakan, kegiatan yang dilakukan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 melalui beberapa langkah.

Langkah pertama adalah dengan melakukan identifikasi, yaitu melaksanakan kegiatan pendataan aktivitas dan pemeriksaan kesehatan secara door to door terhadap personel dan keluarga Grup 3 Kopassus.

Untuk mengoptimalkan langkah identifikasi dibentuk check point kesehatan dan pengumpulan keterangan yang dilakukan secara konsisten setiap harinya untuk mengetahui tren internasional, nasional, bahkan sampai di lingkungan kecamatan yang menjadi daerah pengawasan Grup 3 Kopassus," kata Benrie melalui keterangan tertulisnya, Selasa (2/6).

Langkah selanjutnya adalah pelaksanaan mitigasi melalui penekanan penggunaan masker dan physical distancing serta pembatasan dan pengawasan personel keluar-masuk Kesatrian Ahmad Yani.

Untuk meminimalisasi mobilitas prajurit dan keluarga, Koperasi Tribuana III yang berada di Grup 3 Kopassus diarahkan untuk menyediakan kebutuhan pokok seperti sembako, obat-obatan dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sejak pemerintah mengumumkan kondisi musibah nasional non-alam, Kopassus bergegas menindaklanjuti keputusan tersebut dengan mengimplementasikannya melalui langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19 secara seksama, tegas dan konsisten, dimulai dari dua langkah krusial, yaitu identifikasi dan iitigasi,” ujar Benrie.

Berikutnya adalah melakukan penanganan, yang dilaksanakan dengan metode preventif dan represif. Upaya penanganan secara preventif dilaksanakan dengan cara menyediakan ruang disinfektan dan melaksanakan penyemprotan di perumahan dan perkantoran.

Sedangkan langkah represif, dilakukan dengan pemberlakuan isolasi mandiri dan pemeriksaan kesehatan setiap harinya bagi prajurit atau keluarga yang diklasifikasikan sebagai OTG maupun ODP.

Berikutnya langkah rehabiltasi merupakan tahap akhir yang dititikberatkan untuk melindungi prajurit dan keluarga agar tidak terpapar oleh virus yang berasal dari Tiongkok tersebut. "Caranya dengan penyemprotan-penyemprotan secara massif di ruang publik dan akses keluar masuk yang rentan penyebaran virus," ucap Benrie.

" Alhamdulillah, hari ini pun, tidak ada lagi prajurit dalam daftar OTG maupun ODP," sambungnya.

Sebelumnya, menyusul adanya pandemi Covid-19, Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa telah memerintahkan Asops Danjen Kopassus untuk membentuk Satgas Pencegahan Covid-19 Kopassus di satuan jajaran Kopassus sebagai langkah krusial dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya tersebut.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

RABU, 29 JULI 2020 , 10:05:00

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

RABU, 29 JULI 2020 , 13:29:00