Tolak New Normal, Ahli Epidemiologi: Aman Dan Sehat Dulu Baru Produktif, Jangan Terbalik!

Peristiwa  KAMIS, 04 JUNI 2020 , 10:36:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tolak <i>New Normal</i>, Ahli Epidemiologi: Aman Dan Sehat Dulu Baru Produktif, Jangan Terbalik!

Ilustrasi/Ist

Wacana normal baru alias new normal yang akan diterapkan pemerintah, disebut-sebut muncul karena adanya lobi-lobi dari pengusaha kepada pemerintah.

Fase normal baru sendiri diharapkan dapat menyelamatkan roda perekonomian yang sempat tersendat akibat terdampak pandemik Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, Pandu Riono tak sependapat dengan niatan pemerintah itu.

"Aman dan sehat dulu, baru produktif. Jangan terbalik!," tegas Pandu melalui Twitter miliknya, Kamis (4/5).

Menurut Pandu, kalau ada yang mengusulkan wacana new normal berdasarkan pertimbangan produktif dan aman, dirinya menduga hal itu dipengaruhi lobi pengusaha. Sebab melupakan aman dan sehat sebagai prasyarat.

"Maaf, saya tidak punya uang, kuasa dan pengaruh untuk melobi," sindir Pandu.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104