Di Jakarta, Tren Kasus Positif Menurun Selama 3 Hari, Tapi Masih Masuk Taraf Bahaya

Megapolitan  KAMIS, 04 JUNI 2020 , 10:58:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Di Jakarta, Tren Kasus Positif Menurun Selama 3 Hari, Tapi Masih Masuk Taraf Bahaya

Penyemprotan disinfektan di Jakarta/Ist

Potensi peyebaran virus corona baru atau Covid-19 masih terjadi di DKI Jakarta.

Berdasarkan data laporan analisa harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional disebutkan, Ibukota Jakarta mengalami kenaikan angka kasus positif baru yang berbeda-beda dalam setiap harinya.

Selama tiga hari terakhir misalnya, kasus positif di Jakarta menurun. Karena hingga Rabu kemarin (3/6), kasus aktif Covid-19 sebanyak 4.695, atau turun 51 orang jika dibandingkan dengan data per 31 Mei yang mencapai 4.749 orang.

Sementara pada 2 Mei, kasus aktif Covid-19 turun kembali menjadi 4.624 orang dan kemudian turun 110 orang menjadi 4.514 orang.

"DKI Jakarta mencatatkan penurunan kasus aktif virus corona (Covid-19) tiga hari berturut-turut sejak 31 Mei 2020. Dalam tiga hari terjadi penurunan kasus aktif sebanyak 235 orang," tulis laporan tersebut seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.

Namun menurut keterangan di dalam laporan analisis harian Gugas Nasional ini disebutkan, Jakarta masih dalam taraf bahaya Covid-19.

Alasannya, karena terdapat tambahan kasus positif lebih tinggi pada hari kemarin dengan hari sebelumnya, yakni sebanyak 82 kasus dengan komparasi 60 kasus.

"Terdapat peningkatan kasus positif menjadi 82 kasus, dengan komparasi 60 kasus kemarin. Provinsi DKI Jakarta berada pada taraf bahaya. Saat ini total akumulasi pasien positif sebanyak 7.623 kasus," begitu Gugas Nasional melaporkan.

Kendati begitu, kasus positif di Jakarta berpotensi menurun.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok