Di Tengah Pandemi Covid-19, KPKP Kembali Gelar Pelatihan Hidroponik Online

Megapolitan  SABTU, 06 JUNI 2020 , 09:31:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Di Tengah Pandemi Covid-19, KPKP Kembali Gelar Pelatihan Hidroponik Online

Dinas KPKP gelar pelatihan hidroponik/Ist

Menggandeng Bank DKI dan pegiat Urban Farming Jakarta (Balkot Farm), Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta kembali menggelar pelatihan hidroponik online, Jumat sore (5/6).

Sebanyak 79 peserta yang berasal dari Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia, warga dan unsur Dinas KPKP menghadiri pelatihan hidroponik online tersebut.

Sebelumnya pelatihan serupa pernah digelar pada Jumat (15/6), dengan melibatkan Serikat Pekerja Toyota Astra Motor (TAM) Indonesia.

Sementara pelatihan hidroponik kali ini menghadirkan narasumber yang Mujiati (Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP), Wahyuda Purnama (pegiat urban farming di Gang Hijau Swakarsa RT 002 RW 004 Kelurahan Meruya Selatan, Kembangan Jakarta Barat dan aktif sebagai pegiat urban farming di Balkot Farm Jakarta), Okraben Oematan (pegiat urban farming di RPTRA Rusun Tanah Tinggi dan aktif sebagai pegiat urban farming di Balkot Farm Jakarta) dan Molis Nomorika (pegiat urban farming dari komunitas hidroponik generik Pesanggrahan).

Sekertaris Dinas KPKP Suharini Eliawati mengatakan, Dinas KPKP mulai tahun 2016 sudah melakukan pengembangan budidaya pertanian berbasis ruang, salah satunya melalui hidroponik. Diantaranya dengan mensosialisasikan dan menyelenggarakan pengenalan, pelatihan serta kunjungan lapangan tentang hidroponik yang praktis dan berteknologi tepat guna yang mudah diterapkan oleh masyarakat.

"Selain itu, kita mencoba membuat konsep rantai pemasaran baik produk maupun sarana dan prasarana hidroponik untuk mendukung penumbuhan ekonomi masyarakat pertanian di Jakarta," kata Suharini.

Sementara Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP Mujiati mengungkapkan sistem bertanam sayuran secara hidrophonik semakin diminati masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19. Untuk merespon minat masyarakat, Dinas KPKP dan para binaan aktif memberikan penyuluhan dan informasi tentang cara budidaya sayuran secara hidrophonik dengan cara online.

"Meskipun dilakukan secara online, namun tidak mengurangi materi maupun bahan pelatihan yang disampaikan oleh narasumber," kata Mujiati.

Pelatihan kali ini juga didukung oleh Bank DKI dalam bentuk pemberian souvenir bagi narasumber dan peserta yang aktif selama proses pelatihan.

"Cara seperti ini dirasa cukup efektif untuk menjangkau peserta dari berbagai wilayah. Setelah pelatihan, Dinas KPKP akan tetap melayani konsultasi dan pendampingan bagi peserta yang masih memerlukan informasi lebih lanjut," sambungnya.

Dalam pelatihan kali ini peserta yang beruntung memperoleh bingkisan, yakni Iqbal Nurahman (guru SMP 269 Jakarta), Suhaidi Hamid, peserta dari Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia) dan Sri Hastuti (warga dari Sragen Jawa Tengah).[dod]

Komentar Pembaca