Langgar PSBB Transisi, Penyedia Jasa Transportasi Akan Didenda Rp 500 Ribu Dan Kerja Sosial

Megapolitan  MINGGU, 07 JUNI 2020 , 09:57:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langgar PSBB Transisi, Penyedia Jasa Transportasi Akan Didenda Rp 500 Ribu Dan Kerja Sosial

Ojek online/Net

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengeluarkan Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 105 Tahun 2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi Untuk Pencegahan Covid-19 Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Surat keputusan yang diteken langsung Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, menetapkan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi dilakukan, penyedia jasa angkutan umum wajib memberikan perlindungan terhadap penumpang, awak dan sarana transportasi.

Jasa angkutan umum seperti Transjakarta, LRT, MRT, angkutan umum harian maupun perairan, diwajibkan melakukan pembatasan jumlah orang maksimal 50 persen dari kapasitas angkut normal.

Selanjutnya untuk pengemudi angkutan roda dua baik ojek online maupun ojek pangkalan wajib menggunakan alat pelindung diri sekurang-kurangnya berupa masker dan penyediaan hand sanitizer

Kendati diizinkan kembali mengangkut penumpang mulai 8 Juni 2020, angkutan roda dua dilarang beroperasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian berskala lokal.

"Menjaga kebersihan sepeda motor dan helm penumpang, dengan melakukan disinfektan secara rutin setiap selesai mengangkut penumpang," demikian bunyi SK tertanggal 5 Juni 2020 tersebut.

Kepada perusahaan aplikasi transportasi online juga wajib menerapkan pengaturan geofencing sehingga pengemudi angkutan roda dua tidak beroperasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah.

Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dikenakan sanksi administrasi paling sedikit Rp100.000 dan paling banyak Rp500.000.

Selain itu itu akan diberikan sanksi berupa bekerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi bagi pelanggar, atau menderek kendaraan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.[dod]

Komentar Pembaca