Posting Ujaran Kebencian, TNI AD Buru Pemilik Akun Palsu Eko Frananda

Hukum  SENIN, 08 JUNI 2020 , 06:37:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Posting Ujaran Kebencian, TNI AD Buru Pemilik Akun Palsu  Eko Frananda

Postingan akun palsu Eko Frananda/Ist

Ujaran kebencian yang dituliskan akun bernama Eko Frananda pada Jumat (5/6), viral di media sosial.

Pasalnya, bukan hanya postingannya tersebut mengandung kalimat ujaran kebencian, sosok pemilik akun diketahui mengenakan seragam TNI.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, pihaknya tengah melakukan investigasi terkait pemilik akun tersebut.

Diketahui, akun bernama Eko Frananda yang dituliskan seorang prajurit Angkatan Darat (AD) ternyata tidak benar. Akun tersebut ditegaskannya merupakan akun fiktif.

"Unggahan ujaran kebencian dengan latar belakang prajurit TNI AD (disebut bernama "Eko Frananda") kembali beredar pada Jumat malam kemarin (5 Juni 2020), sekitar jam 23.16 WIB, oleh akun Yostanabe@Yostanabe88," kata Brigjen TNI Nefra Firdaus dalam siaran tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Minggu malam (7/6).

Menurut Brigjen Nefra, hal tersebut merujuk hasil investigasi Pusat Sandi dan Siber TNI AD terhadap akun twitter Yostanabe@Yostanabe88 yang memasang foto profil seorang anggota TNI AD dengan nama Eko Frananda.

"Akun itu sebenarnya adalah akun palsu dan bukan milik prajurit TNI AD," ujar Brigjen Nefra.

Akun tersebut telah menggunakan foto prajurit TNI AD yang identitas sebenarnya adalah Prajurit Satu AA dari satuan Perbekalan dan Angkutan Kodam Iskandar Muda (Aceh).

"Selain merusak dan merugikan nama pribadi Prajurit Satu AA, unggahan yang dilakukan akun ini juga sangat merugikan TNI AD," jelas Brigjen Nefra.

Terkait hal tersebut, Brigjen Nefra menegaskan pihaknya akan memproses hukum kasus tersebut.

Ia menambahkan, pihaknya kini masih memburu siapa sosok dibalik pemilik akun tersebut.

"TNI AD telah bertindak mendorong proses hukum terhadap pemilik akun media sosial tersebut," tutup Brigjen Nefra.[dod]

Komentar Pembaca