Gojek Sarankan Penumpang Bawa Helm Pribadi

Megapolitan  SELASA, 09 JUNI 2020 , 18:20:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gojek Sarankan Penumpang Bawa Helm Pribadi

Ojek online/Net

Angkutan ojek baik berbasis pangkalan maupun dalam jaringan (daring) kembali diizinkan mengaspal untuk mengangkut penumpang pada masa transisiPembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seiring dengan hal tersebut, Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, mengatakan, layanan GoRide di DKI Jakarta kini sudah aktif kembali sejak Senin kemarin (8/6).

Gojek selama ini telah menetapkan prosedur yang mengedepankan aspek kesehatan yakni dengan mewajibkan mitra menggunakan masker dan sarung tangan.

"Kami juga menghimbau penumpang GoRide untuk membawa helm SNI pribadi, ujar Nila melalui keterangan tertulisnya, Selasa (9/6).

Nina menjelaskan, Gojek juga memiliki 130 Posko Aman di kota-kota besar di Indonesia termasuk Jakarta, di mana mitra driver dapat melakukan pengecekan suhu tubuh, mendapatkan healthy kit (masker dan hand sanitizer), serta tempat untuk dilakukannya penyemprotan disinfektan terhadap motor ataupun mobil yang digunakan oleh mitra.

"Di samping itu, kami memiliki fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek, di mana pelanggan dapat mengetahui suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mitra driver," ucap Nila.

Untuk diketahui, kembali diizinkan ojek mengangkut penumpang sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 51/2020 dan Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 105/2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi Untuk Pencegahan COVID-19 Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.[dod]

Komentar Pembaca