5.000 Kreditur Sudah Mendaftar, PKPU Mahkota Dijamin Bisa Segera Rampung

Hukum  RABU, 10 JUNI 2020 , 09:05:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

5.000 Kreditur Sudah Mendaftar, PKPU Mahkota Dijamin Bisa Segera Rampung

Dani Indrawan/Ist

RMOLJakarta/b>.Dani Indrawan, Pengurus PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) yang diangkat oleh Majelis Hakim Pengadilan Niaga memastikan PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) dan PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) selaku debitur bertanggungjawab untuk menyelesaikan masalahnya kepada kreditur.

Dani Indrawan menjelaskan bahwa dirinya bersama Triangga Kamal bertindak sebagai pengurus bukan kurator, karena proses saat ini adalah proses PKPU. Peran pengurus secara prinsip, adalah mengadministrasikan perusahaan selama proses PKPU berlangsung. Jangka waktunya maksimal 270 hari.

Maksud mengadministrasikan perusahaan/debitur adalah menerima tagihan-tagihan yang diajukan kreditur MPIP dan MPIS, serta mengawasi pengelolaan aset atau harta kekayaan dari debitur (MPIP dan MPIS) bersama-sama dengan direksi," kata Dani melalui keterangan tertulisnya, Rabu (10/6).

Menurut Dani, dalam status PKPU saat ini, debitur masih tetap beroperasi, hanya saja pengelolaannya dilakukan oleh direksi bersama pengurus.

Dani mengungkapkan, ini bukan pertamakalinya dirinya ditunjuk menjadi pengurus PKPU. Sudah banyak berpengalaman dalam mengurus berbagai restrukturisasi baik di perusahaan maupun di bank.

Sehingga Melihat fakta bahwa komunikasi berlangsung baik antara kreditur dan debitur, dia berharap PKPU yang sedang ditanganinya segera selesai.

Dani mengharapkan PKPU ini dapat berlangsung tidak terlalu lama Karena mereka melihat dan merasakan ada keseriusan dari debitur untuk mengajukan rencana perdamaian.

Triangga Kamal, pengurus PKPU lainnya, menambahkan pengurus ini posisinya independen dalam proses PKPU. Selama PKPU, semua tindakannya terkait dengan pengelolaan dan harta kekayaan harus disetujui pengurus.

Sekarang masih proses. Sedang berjalan sejak 9 April 2020 (3 bulan lalu) dari jangka waktu yang diizinkan UU yaitu 270 hari/9 bulan. Jadi sekarang proses awal. Masih menunggu rencana perdamaian. Sejauh ini, kami telah menerima tagihan-tagihan yang diajukan kreditur MPIP dan MPIS, dan pengurus sedang melakukan proses pra verifikasi tagihan. Di mana tagihan yang sudah terdaftar kurang lebih 5000 kreditur," ungkap Triangga.

Debitur memiliki iktikad baik untuk merestrukturisasi utang-utangnya. Debitur sedang menyiapkan rencana perdamaian itu. Sejauh ini, dari proses pra verifikasi dan pertemuan dengan pengurus. Mereka kooperatif dan ada iktikad baik," sambungnya.

Triangga juga menyampaikan, seharusnya PKPU menjadi solusi dari persoalan MPIP dan MPIS dengan krediturnya.

Spirit PKPU ini merestrukturisasi hutang debitur. Jika rencana perdamaian itu memang bisa diterima oleh kreditur akan menjadi solusi. Keputusan terakhir berada pada kreditur dengan mekanisme voting” pungkas Triangga.[dod]

Komentar Pembaca