MPR: Transisi Dan Pemulihan Ekonomi Ini Karena Terpaksa Atau Memang Sudah Siap?

Politik  RABU, 10 JUNI 2020 , 21:00:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

MPR: Transisi Dan Pemulihan Ekonomi Ini Karena Terpaksa Atau Memang Sudah Siap?

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat/Net

RMOL. Era tatanan baru atau new normal yang mengharuskan semua sektor kembali bergerak, terutama sektor ekonomi meski wabah virus corona masih mengintai.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mempertanyakan langkah new normal yang digencarkan pemerintah.

"Transisi dan pemulihan ekonomi ini apakah karena terpaksa ataukah karena memang kita sudah siap? ataukah memang ada situasi-situasi lain yang memang mengharuskan kita untuk segera bergerak," ujar Lestari Moerdijat dalam acara Forum Diskusi Denpasar12 bertajuk "Mempersiapkan Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Pandemi Covid-19" pada Rabu (10/6).

Seperti diketahui, Pemerintah telah mengeluarkan PP 23/2020 tentang program pemulihan nasional, yang dirancang untuk menyelamatkan BUMN perbankan dan dunia usaha.

Terdapat empat hal sedikitnya yang dicantumkan dalam PP tersebut yakni terkait mekanisme pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional melalui 4 skema; dengan penyertaan modal negara, penempatan dana, investasi pemerintah dan penjaminan.

"Nah skema insentif inilah yang diharapkan bisa memacu sektor riil untuk menghidupkan kembali kehidupan ekonomi pasca pandemik Covid-19," ucap politikus Nasdem ini.

"Kita sadar bahwa sektor riil memang harus segera dihidupkan kembali apapun kendalanya dan mungkin tantangan yang harus dihadapi dan restrukturisasi harus dilakukan dengan segera harus ada insentif harus ada stimulus baru di semua sektor termasuk tentunya sektor padat karya," imbuhnya menegaskan.  

Turut hadir sejumlah narasumber dalam diskusi tersebut antara lain; Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia Rosan Roeslani, Presiden & CEO S. ASEAN International Advocacy & Consultancy, dan Ketua DPP Partai NasDem Bidang Ekonomi Shaanti Shamdasani.

Kemudian, Staf Ahli Wakil Ketua MPR RI, Bidang Penyerapan Asiprasi Masyarakat Luthfi Assyaukanie, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung, dan Wartawan Senior, Dewan Redaksi Media Group Tommy Suryopratomo. []

Komentar Pembaca