Vaksin Covid-19, Politisi Gerindra Apresiasi Penemuan Terbaru Kerjasama BIN-Unair

Politik  SABTU, 13 JUNI 2020 , 14:34:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Vaksin Covid-19, Politisi Gerindra Apresiasi Penemuan Terbaru Kerjasama BIN-Unair

Ilustrasi/Net

Penemuan vaksin Covid-19 hasil kerjasama Badan Intelijen Negara (BIN) dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya diapresiasi sejumlah pihak. Diharapkan vaksin tersebut bisa segera membantu penanggulangan virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

Apresiasi salah satunya disampaikan Wakil Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia Setiadi.

"Jakarta sebagai salah satu wilayah dengan pasien Covid-19 tertinggi sangat membutuhkan vaksin. Kalau bisa segera didistribusikan," kata Adi saat dihubungi, Sabtu (13/6).

Adi mengungkapkan, untuk mempercepat penanganan Covid-19, diperlukan kerja sama dan kolaborasi dari setiap lapisan anak bangsa.

Lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan, perguruan tinggi, dunia usaha dan industri, serta masyarakat harus saling bergandeng tangan untuk mewujudkannya.

"Kita harus optimis dapat mandiri dan menciptakan alat-alat kesehatan untuk penanganan Covid-19," ungkap Adi.

Apalagi, kata Adi, memasuki pekan kedua PSBB masa transisi di DKI Jakarta, penambahan positif Covid-19 masih terbilang tinggi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta hingga Jumat kemarin (12/6), kasus positif Covid-19 di Ibukota bertambah 76 orang sehingga total keseluruhan kasus menembus 8.628 orang.

Sementara untuk kasus sembuh pada hari ini bertambah sebanyak 116 orang Sehingga total pasien yang di nyatakan telah sehat menjadi 3.780 orang.

Selanjutnya untuk pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Ibukota hari ini bertambah 6 orang. Dengan demikian total kasus meninggal di Jakarta menjadi 561 orang.

Selain itu pada hari di laporkan, 1.424 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.863 orang melakukan self isolation di rumah.

Sebelumnya, BIN menyambangi Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Matraman, Jakarta Timur, untuk membahas kebijakan Presiden Joko Widodo terkait penerapan era new normal.

Sekretaris Utama BIN Komjen Bambang Sunarwibowo mengatakan, kehadiran BIN di Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atas instruksi dari Kepala BIN Budi Gunawan, dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Kedatangan BIN juga didampingi Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Purwati, yang juga Ketua Tim Peneliti Efektifitas Obat dan Kombinasi Obat untuk penanganan Covid-19 berbasis isolat SARCOV-2 di Indonesia.

Komjen Bambang mengatakan, dari kerjasama BIN dengan para peneliti di Unair sudah berhasil menemukan efektifitas formulasi kombinasi obat yang terbukti efektif menyembuhkan pasien Covid-19.

Dikatakan Komjen Bambang, kombinasi obat ini diharapkan dapat dijadikan standar pemberian obat bagi pasien Covid-19, terutama di rumah sakit rujukan pemerintah dan juga rumah sakit lainnya.

"Mudah-mudahan kandidat obat baru juga bisa dalam waktu dekat dihasilkan dari kerjasama BIN dengan para peneliti Unair. BIN sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kemenkes, BPOM, dan produsen obat untuk percepatan perizinan dan produksinya. Semuanya mendukung, saya sangat yakin karena ini demi pemulihan anak bangsa,” jelasnya. [dod]

Komentar Pembaca