178 Peserta Ikuti Pelatihan Virtual Vertical Farming, Ada Dari Banten Hingga Sulawesi

Megapolitan  KAMIS, 18 JUNI 2020 , 18:04:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

178 Peserta Ikuti Pelatihan Virtual Vertical Farming, Ada Dari Banten Hingga Sulawesi

Pelatihan virtual vertical farming/Ist

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, Pertanian (KPKP) DKI Jakarta kembali menggelar pelatihan virtual yang mengangkat tema "Optimalisasi Lahan Pekarangan Kota dengan Vertical Farming".

Menariknya, melalui pemanfaatan teknologi di saat pandemi Covid-19 ini justru memungkinkan peserta pelatihan tidak hanya berasal dari Jakarta, tapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Tercatat ada 178 peserta yang mengikuti pelatihan. Yakni DKI Jakarta 111 orang, Banten 7 orang, Jawa Barat 41 orang, Jawa Tengah 4 orang, DIY 1 orang, Jawa Timur 2 orang, Jambi 1 orang, Sumatera Selatan 1 orang, Kalimantan 1 orang dan Sulawesi 9 orang.

Pelatihan budidaya pertanian melalui media online ini sudah tiga kali diadakan Dinas KPKP. sebelumnya Jumat (15/5), pelatihan onlinr hidroponik dengan Serikat Pekerja Toyata Astra Motor (TAM). Selanjutnya Jumat (5/6), pelatihan onlne hidroponik dengan Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia).

Sekretaris Dinas KPKP DKI Jakarta Suharini Eliawati alias Elly mengatakan, Dinas KPKP mulai 2016 sudah melakukan pengembangan budidaya pertanian berbasis ruang.

Salah satunya melalui pembentukan gang hijau, hidroponik dan optimalisasi lahan pekarangan.

"Kami berbagi tugas dengan kawan-kawan ASN termasuk penyuluh pertanian, satuan pelaksana kecamatan dan para penggiat urban farming mensosialisasikan dan menyelenggarakan pengenalan, pelatihan serta kunjungan lapangan tentang teknologi yang praktis dan tepat guna yang mudah diterapkan oleh masyarakat," kata Elly di Kantor Dinas KPKP DKI Jakarta, Kamis (18/6).

Menurut Elly, berdasarkan data, peserta kali ini didominasi usia produktif sebanyak 146 orang (82%). Hal ini menunjukkan aktivitas pertanian perkotaan di Jakarta memasuki era baru.

"Sebelumnya aktivitas pertanian perkotaan lebih banyak dilakukan usia di atas 60 tahun," ujar Elly.

Lebih lanjut Elly mengungkapkan, pelatihan optimalisasi lahan pekarangan kota dengan vertikal farming online melalui aplikasi Google Meet menghadirkan 2 narasumber, yakni Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP Mujiati dan Direktur Vinca Nursery Slamet Budiarto.

Sigit, salah seorang peserta mengatakan, kegiatan pelatihan online ini sangat bermanfaat dan berguna bagi masyarakat, baik perkotaan maupun di daerah.

"Terima kasih kami ucapkan kepada narasumber dan panitia. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan," kata Sigit.[dod]

Komentar Pembaca