Arief Poyuono Avonturisme

Opini  SABTU, 20 JUNI 2020 , 09:24:00 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

Arief Poyuono Avonturisme

Arief Poyuono/Net

A political clown; Mr Arief Poyuono murid politik Habiburokhman. Orangnya SBY nyaru di Gerindra. Lucu & kocak. Mirip Cartoonist The reality TV President Trump. Arief & Trump membuat unprecedented shift: politics-as-entertainment.

Out of nowhere, Arief Poyuono muncul. Katanya abis studi dari Australia. Suka nangkring di Taman Ismail Marzuki. Bareng pentolan PRD macam Haris Moti, Kelik, Agus Jabo, Jemex & Me.

Filosofi hidupnya: Muka tebal, hati hitam dan kaki seribu. Slow saat dibully. Nyantai dibikinin meme jahat. Main di sana-sini.

Orangnya down to earth. Langsung masuk Kertanegara 4. Nyeplos. Everybody knows him. Suka joke. Saya mau dikirimin drone waktu foto tidurnya beredar. Dia tuduh saya yang nyebar.

Saya dukung Pak Prabowo rekonsiliasi. Arief Poyuono marah. Semakin galau saat kabar masuk kabinet beredar. Itu rusak skema Partai Demokrat yang mau masukan AHY di kabinet. Sampai sekarang, dia blokir No WA saya.

Arief Poyuono berfungsi sebagai Perdu Sinyo nakal (Duranta erecta L.) di Partai Gerindra. Zig zag sendiri. Punya agenda lain. Pengen jadi Menteri Tenaga Kerja. Lobi sana-sini. Sampai sungkem di depan ibunda Jokowi.

Plan B: Jadi Pembesar KSP. Fotonya bersama Moeldoko disebar. Ngaku mirip Semar. Kadang ngaku "Wong Chino". Di lain waktu ngaku Keturunan Jawa. Akhiran nama "No" membuatnya yakin bakal jadi Presiden RI masa depan. Kepada Nyai Dewi Tanjung, Arief Poyuono ngaku titisan Dewi Kwan Im.

Manuver terakhir kata "Kadrun"-nya punya tiga dimensi target avonturisme. Ngais emosi buzzer PKS, Downgrade Gerindra dan masuk KSP.

Jika tembus, Arief Poyuono sebagai representatif ilegal SBY dalam pemerintahan. Presiden Jokowi & Ibu Megawati pun tertipu.

As a bad boy, Arief Poyuono berulang kali disidang Mahkamah Etik Partai. Satu pun tidak dia respon.

In theory, Arief Poyuono sama seperti Iwan Sumule. Katanya anggota Partai Gerindra. In practice, keduanya "excommunication". Ke mana-mana ngaku "Orang Gerindra". Butuh bendera. Biar kredible gitu.

Status Arief Poyuono adalah political player. Levelnya di bawah national power elite. Di internal partai dia adalah puer malus: bad boy & catulus. Sering melakukan iconoclastic vandalism.

Partai Gerindra punya karakter tabboo pecat anggota. Kecuali terlibat kasus korupsi dan kejahatan berat. Ketua Umum Prabowo Subianto punya falsafah; Anak buah tidak salah. Yang salah adalah pemimpinnya.

Arief Poyuono pun selamat. Dia ngerti celah itu. Sekali pun posisinya akan berakhir sebagai "Damnatio memoriae" atau "condemnation of memory" yaitu dia yang namanya akan dihapus dalam catatan partai.[dod]

Komentar Pembaca