Anggaran Dipangkas, Kementan Konsisten Jaga Ketahanan Pangan

Politik  SENIN, 22 JUNI 2020 , 14:21:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggaran Dipangkas, Kementan Konsisten Jaga Ketahanan Pangan

Syahrul Yasin Limpo/Net

Komisi IV DPR RI menyoroti berbagai kebijakan yang diambil oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Sejumlah anggota pun mengapresiasi kinerja Kementan dalam upayanya meningkatkan ketahanan pangan.

Anggota Komisi IV DPR RI dari PKB Luluk Nur Hamidah mengaku sepaham dengan pemikiran Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang menekankan harus ada koordinasi dengan seluruh pihak termasuk kementerian lainnya dalam penanganan ketahanan pangan.

"Semangat luar biasa diperlihatkan Pak Mentan, saat merumuskan kebijakan pertanian. Kita harapkan, bisa dijalankan dengan baik oleh seluruh jajaran Kementan," kata Luluk saat Raker Komisi IV DPR RI bersama Kementan, Senin (22/6).

Hal senada diungkapkan Anggota DPR RI Komisi IV dari Partai Gerindra, Endang Setiawati Thohari yang menyatakan, meski mengalami pemotongan anggaran, namun Kementan masih terus berupaya memaksimalkan produksi pertanian.

"Sedikit memberikan masukan, diperlukan grand strategi untuk political will yang kuat sehingga mendorong kedaulatan pangan ini. Litbang dan SDM pertanian juga sangat penting dengan bioteknologi yang dihasilkan meskipun dalam kondisi anggaran kurang," ucapnya.

Kementerian Pertanian, dalam kesempatan itu juga menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan anggaran ketahanan pangan Tahun 2019. Diketahui realisasi anggaran dari Bulan Januari hingga akhir Desember (2019) sebesar Rp 19,42 triliun atau 88,97% dari pagu sebesar Rp 21,83 triliun.

Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, realisasi anggaran tertinggi adalah Badan Karantina Pertanian yang mencapai 99,18%. Kemudian diikuti Sekretariat Jenderal 98,37% dan Badan Ketahanan Pangan mencapai 97,05%.

Capaian tersebut, memperlihatkan bahwa kinerja pengembangan komoditas pangan khusus padi cukup bagus.

Selain itu, Mentan juga menyampaikan capaian pada subsektor lainnya yang juga menggembirakan, seperti pada komoditas perkebunan hampir semuanya sesuai target.

"Walaupun anggarannya menurun tahun 2020, kami tetap optimis akan mampu mencapai target-target yang telah ditetapkan," kata Mentan.[dod]

Komentar Pembaca