Polisi: Konflik John Kei Dan Nus Kei Terkait Penjualan Tanah Di Ambon

Hukum  SENIN, 22 JUNI 2020 , 22:31:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Polisi: Konflik John Kei Dan Nus Kei Terkait Penjualan Tanah Di Ambon

John Kei/Net

Motif kekerasan kelompok John Kei hingga berujung satu orang tewas dan beberapa luka-luka akibat konflik persoalan bagi hasil atas penjualan sebidang tanah di Ambon.

Begitu yang disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/6).

Meski menduga kasus berawal dari penjualan lahan di daerah Ambon, Tubagus menyebut tidak mendalami secara khusus ihwal kasus tersebut. Dia menyebut hanya sekedar menggali motif dari aksi penyerangan John Kei dkk terhadap Nus Kei.

"Kemungkinan iya (lahan di Ambon), jadi sebenarnya kami tidak begitu mendalami yang objek awalnya, tetapi itu merupakan latar belakang sehingga John Kei merasa dikhianati," ujarnya.

Tubagus tak menjelaskan secara rinci ihwal kasus penjualan lahan di Ambon antara John Kei dan Nus Kei tersebut. Dia hanya menegaskan bahwa pembagian hasil penjualan lahan itulah yang kemudian menjadi motif John Kei melakukan aksi penyerangan terhadap Nus Kei.

"(Persoalan) tanahnya, kita juga masih dalami. Cuma kalo objek penyidikan kita adalah terhadap kekerasan yang dia lakukan," tambahnya.

Jajaran Polda Metro Jaya sejauh ini telah meringkus 30 orang, termasuk John Kei terkait kasus penyerangan di Perumahan Green Lake City, Tangerang dan penganiayaan di Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Sampai saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap 3 orang anak buah John Kei.

Para tersangka disangkakan dengan 5 pasal. Yakni, Pasal 88 terkait pemufakatan jahat, Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 mengenai penganiayaan, dan Pasal 170 KUHP dan UU Darurat 12/1951. []

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104