Sistem PPDB Ngaco Bisa Merusak Prestasi Anies

Megapolitan  RABU, 24 JUNI 2020 , 14:00:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sistem PPDB Ngaco Bisa Merusak Prestasi Anies

Anies Baswedan/Ist

Pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta dituding telah mengacak-acak sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB). Padahal pendidikan sangatlah penting sebagai barometer generasi penerus yang handal.

"Sistem PPDB yang anda buat ngaco! Faktor umur bukan indikator orang tersebut menjadi pintar sebagai penerus bangsa. Tidak ada korelasinya antara pendidikan dan umur Ibu Kadis yang terhormat," kata Ketua Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Amos Hutaurukvmelalui keterangan tertulisnya, Rabu (24/6).

Menurut Amos, apabila Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana tidak sanggup bekerja, dipersilahkan umtuk mengundurkan diri saja.

"Jangan mengorbankan anak didik penerus bangsa," tegas Amos.

Amos juga mendorong Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar segera turun tangan merespon kegelisahan orang tua anak siswa dengan sistem PPDB DKI Jakarta.

"Harapan dan cita-cita anak didik harus menjadi prioritas agar penerus bangsa ini dapat handal setelah lulus dari jenjang pendidikannya di sekolah menengah," ungkap Amos.

Amos mengaku khawatir apabila sistem PPDB DKI tidak segera diubah, maka banyak siswa yang handal dan pintar menjadi tidak semangat belajarnya.

"Ujung-ujungnya orang tua anak didik menjadi putus asa kepada Bapak Gubernur," cetus Amos.

Amos mencemaskan seabrek prestasi yang sudah ditorehkan Anies selama hampir tiga tahun memimpin ibukota menjadi rusak gara-gara ulah Kadisdik yang tidak profesional dalam bekerja.

"Doa dan harapan orang tua anak didik yang datang ke Balaikota kemarin, harus menjadi pertimbangan Bapak Gubernur untuk hasil kinerja opini Wajar Tanpa Pengecualian yang telah tiga kali berturut-turut diraih," pungkas Amos.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok