Soal Broadcast Diduga Mobilisasi ASN Di Tangsel, Pengamat: Jangan Buru-buru, Santai Aja

Politik  MINGGU, 28 JUNI 2020 , 18:29:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Soal <i>Broadcast</i> Diduga Mobilisasi ASN Di Tangsel, Pengamat: Jangan Buru-buru, Santai Aja

Muhamad Acep/Ist

Menjelang PilkadaKota Tangerang Selatan (Tangsel), ramai jadi sorotan munculnya broadcast pesan di grup aplikasi WhatsApp (WA) Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren.

Isi pesan diduga seperti mengarahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengumpulkan data pegawai dan sejumlah stakeholder.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangsel bergerak cepat, dengan melakukan penelusuran soal informasi tersebut, dengan memanggil Sekretaris Kelurahan (Sekel) Jurang Mangu Timur, Sidik.

Sidik diketahui orang pertama yang menyebarkan broadcast pesan WA grup, dan Kepala Kecamatan Pondok Aren, Makum.

Ketua Bawaslu kota Tangsel, Muhamad Acep mengatakan, isi pesan broadcast itu sendiri menimbulkan pertanyaan, apakah ada arahan untuk kandidat tertentu, atau adanya dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, terkait netralitas ASN, dimana pada kalimat pesan broadcast tersebut masih abu-abu.

Dari broadcast itu dilihat apa ada upaya pemetaan yang dilakukan oleh Camat? Oleh pimpinannya?Pemetaannya juga belum jelas untuk siapa, karena kalimatnya masih abu-abu, iya dan tidak, untuk siapa. Setelah kita konfirmasi tidak terjawab itu, Camat menjawab itu bukan dari dia,” kata Acep kepada wartawan, Sabtu (27/6).

Lebih lanjut, Acep mengatakan akan memanggil ulang Sidik, untuk meminta keterangan lebih jauh.

Terpisah, pengamat sosial politik nasional Tamil Selvan menilai, saat ini perhelatan Pilkada masih dalam tahapan awal. Belum ada calon yang ditetapkan.

Kata Tamil, sebaiknya para kandidat bersikap santai, sehingga tercipta susana kondusif di masyarakat.

Para kandidat jangan terburu-buru, santai saja! Karena kompetisi belum mulai, calon saja belom ditetapkan, jangankan calonnya," kata Tamil.

Bukan hanya itu, menurut Tamil, koalisi partainya juga masih belum pasti.

"Jadi para kandidat sebaiknya saat ini bersikap santai, di bawa slow aja, sehingga masyarakat tidak gaduh, tetap kondusif,” ujar Tamil.[dod]

Komentar Pembaca