Tak Lagi Menjabat Anggota DPRD DKI, Ashraf Ali Kembalikan Uang Negara

Politik  SENIN, 29 JUNI 2020 , 18:17:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tak Lagi Menjabat Anggota DPRD DKI, Ashraf Ali Kembalikan Uang Negara

Ashraf Ali/RMOL

Eks Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Ashraf Ali secara sukarelamengembalikan uang negara, karena diduga terdapat kelebihan bayar biaya perjalanan dinas saat bimbingan teknis (Bimtek) anggota DPRD DKI ke Malang, tahun 2019.

Ashraf menganggap uang negara itu bukan haknya karena dia absen hanya sehari saat perjalanan dinas selama tiga hari di Malang.

"Saya akan mengembalikan biaya perjalanan dinas sebesar Rp 4,15 juta ke Sekretaris DPRD DKI Jakarta sesuai surat yang saya dapatkan dari Sekwan, Pak Dame. Ini perjalanan dinas bimtek ke Malang tahun lalu," ujar Ashraf di Press Room DPRD DKI Jakarta, Senin (29/6).

Ashraf mengaku telah melaporkan tidak mengikuti Bimtek pada hari pertama ke Sekretariat DPRD DKI Jakarta.

Namun, katanya, biaya perjalanan dinas itu telah ditransfer sebelumnya melalui rekeningnya sehingga bercampur dengan tabungannya yang lain.

"Dari sekian kali Bimtek, baru kali itu saya tidak ikut karena ada urusan partai yang tidak bisa ditinggalkan. Karena ini bukan hak saya, walaupun saya nggak tahu kapan dikirimnya, saya kembalikan saja. Karena Sekwan telah kelebihan bayar untuk saya," kata Ashraf.

Menurutnya, sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2017 lainnya juga mendapat surat serupa dari Sekretariat DPRD DKI Jakarta untuk segera mengembalikan kelebihan bayar itu.

Ashraf mengungkapkan, anggaran negara yang harus dikembalikan itu mencapai Rp 157,6 juta yang terbagi kepada beberapa anggota DPRD DKI Jakarta saat itu.

"Jumlahnya cukup besar, mencapai total Rp 157, 626, 644. Ada yang mantan anggota DPRD DKI Jakarta seperti saya, ada juga anggota DPRD DKI Jakarta yang aktif saat ini. Nominalnya beragam, ada yang sekitar 4 juta, ada juga yang sampai 13 juta sekian. Satu orang bisa beberapa kali kelebihan bayar," terang Ashraf.

Dari surat yang ditunjukkan, Plt Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Hadameon Aritonang meminta sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2017 mengembalikan kelebihan biaya perjalanan dinas b Bimtek.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut surat dari BPK DKI Jakarta Nomor 137.06/Tim-LKPD2019/V/2020 tanggal 15 Mei 2020 hal penyampaian temuan pemeriksaan LKPD dan Permintaan Tanggapan.

"Bersama ini terlampir kami sampaikan rincian kelebihan bayar biaya perjalanan dinas tahun 2019 atas nama Sdt H. M. Ashraf Ali, B.Ac, SH. Sebagai berikut: Bimbingan Teknis (Bimtek) 24-26 Februari 2019 ke Malang, Jawa Timur sejumlah Rp 4.150.000," tulis Hadameon Aritonang.[dod]

Komentar Pembaca
Tower Di Lahan Fasum

Tower Di Lahan Fasum

JUM'AT, 29 MEI 2020 , 13:29:00

Wagub Cek Protokol Kesehatan Di Mal Kelapa Gading
Dini Hari, Ariza Cek Rob Di Kawasan Perumahan Ahok