Dukung Anies, Pasar Jaya Terapkan Larangan Plastik Sekali Pakai Awal Juli

Megapolitan  SELASA, 30 JUNI 2020 , 11:32:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dukung Anies, Pasar Jaya Terapkan Larangan Plastik Sekali Pakai Awal Juli

Sosialisasi larangan plastik sekali pakai/Ist

Untuk mengurangi sampah yang bersumber dari kantong plastik, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, toko swalayan, hingga pasar rakyat di wilayah ibukota.

Keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat yang akan berlaku efektif per 1 Juli 2020.

Menanggapi hal itu, Direktur Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin mendukung penuh langkah Gubernur Anies itu.

Bahkan Arief mengaku telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan pengunjung pasar

Sesuai tahapan maka per 1 Juli 2020 para pimpinan wilayah baik manager dan kepala pasar agar mengawasi aktivitas pelarangan kantong plastik sekali pakai di area pasarnya, karena memang sudah jauh hari kita lakukan sosialisasi," kata Arief melalui keterangan tertulis, Selasa (30/6).

Arief menambahkan, selama ini pasar tradisional menjadi salah satu yang berkontribusi besar menghasilkan sampah di DKI Jakarta.

Setiap harinya pasar tradisional menghasilkan 600 ton sampah dan jika pelarangan kantong sekali pakai ini dilaksanakan maka akan sangat signifikan mengurangi sampah DKI Jakarta.

"Sosialisasi sendiri terus dilakukan saat ini kepada para pedagang dan pengunjung pasar. Berbagai sosialisasi dalam bentuk media cetak juga sudah disebar di seluruh area pasar," ungkap Arief.

"Diharapkan para pengunjung dan pedagang pasar sudah siap dalam pelaksanaan larangan plastik di awal juli mendatang," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca