Disnaker Sidak 1.142 Perusahaan, 351 Ketahuan Melanggar Protokol Kesehatan

Megapolitan  KAMIS, 02 JULI 2020 , 13:11:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Disnaker Sidak 1.142 Perusahaan, 351 Ketahuan Melanggar Protokol Kesehatan

Andri Yansyah/Net

Guna memastikan protokol kesehatan dijalankan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke 1.142 ke perusahaan.

Sidak tersebut dilakukan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi periode 8-30 Juni 2020.

Kepala Dinas Nakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, mayoritas perusahaan telah menjalankan protokol pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan tempat kerja.

"Tapi penerapannya kami minta satgas internal perusahaan, termasuk petugas security harus aktif dan terus menerus mengingatkan protokol kesehatan," kata Andri kepada wartawan, Kamis (2/7).

Andri menambahkan, sanksi tegas tetap diberikan kepada perusahaan atau tempat kerja yang lalai menyediakan sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan

"Kami melakukan penindakan, sebanyak 351 perusahaan dikenakan nota peringatan pertama, sedangkan 101 perusahaan dikenakan nota peringatan kedua, dan satu perusahaan ditutup sementara," ujar Andri.

Dalam pengamatannya selama pengawasan, Andri menuturkan, wastafel dan hand sanitizer ada tapi tidak digunakan karena petugas atau satgas internal perusahaan tidak secara aktif mengingatkan.

"Protokol kesehatan ini penting, bukan sekadar menggugurkan kewajiban. Kita harus padu dan disiplin agar terhindar dari penularan Covid-19," ungkapnya.

"Kalau ditemukan perusahaan tidak menyediakan wastafel dan hand sanitizer maka pelanggaran tersebut dikategorikan fatal. Tidak lagi pakai nota peringatan langsung penutupan," tandas anak buah Gubernur Anies Baswedan itu.[dod]

Komentar Pembaca