Awas! Marak Pencurian Kambing Jelang Idul Adha

Megapolitan  SABTU, 04 JULI 2020 , 15:06:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Awas! Marak Pencurian Kambing Jelang Idul Adha

Ilustrasi/Net

Menjelang Hari Raya Idul Adha, di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, marak pencurian kambing.

Teranyar, Polsek Kejobong menangkap pelaku pencurian kambing di Desa Gumiwang, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga.

Pelaku sempat kabur saat dipergoki warga, namun akhirnya berhasil diamankan polisi.

Tersangka yang diamankan, WH (36) warga Desa Gelang, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara.

Kapolsek Kejobong AKP Suswanto mengatakan, kasus pencurian kambing menimpa Sokana (70) warga Desa Gumiwang, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (4/7) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Korban sempat mendengar suara gaduh di kandang kambing miliknya. Saat dilakukan pengecekan diketahui ada seseorang yang lari dari arah kandang kambing tersebut. Korban kemudian berusaha mengejar pelaku dan berteriak minta tolong.

Korban bersama warga kemudian berusaha melakukan pencarian dan pengejaran, namun pelaku tidak ditemukan.

Warga justru menemukan sepeda motor yang yang diduga milik pelaku tergeletak di sebelah kandang kambing,” kata Kapolsek dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng.

Berdasarkan kendaraan yang tertinggal di lokasi, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pemiliknya.

Pemilik sepeda motor diduga merupakan pelaku percobaan pencurian kambing di Desa Gumiwang.

"Tersangka ditangkap di rumahnya. Tersangka mengakui semua perbuatannya. Ia juga mengaku telah empat kali mencuri kambing di tempat yang sama. Namun hanya berhasil sekali membawa lari kambing milik korban,” ujar Kapolsek.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya satu sepeda motor jenis Honda Genio warna hitam bernomor polisi R 3437 IM, tas berisi pisau kecil, tatah kecil, besi, lakban hitam, kantong kandi plastik warna putih, sarung warna coklat motif kotak-kotak dan sandal warna cokelat merk Gosome.

"Tersangka merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor di Banjarnegara dan pernah menjalani hukuman pada tahun 2008,” kata Kapolsek.

Tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan P pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. [dod]

Komentar Pembaca