PA 212 Tuntut RUU HIP Dicabut Dari Prolegnas

Politik  MINGGU, 05 JULI 2020 , 17:05:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PA 212 Tuntut RUU HIP Dicabut Dari Prolegnas

Ustadz Slamet Ma'arif/RMOL

Sejumlah organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI menggelar 'Apel Siaga Ganyang Komunis' di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/7).

Dalam aksinya, mereka sepakat menuntut agar Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dihapuskan.

"Dari awal tuntutannya sangat jelas kita minta dicabut dibatalkan dari Prolegnas (Program Legislasi Nasional). Oleh karenanya kami akan terus berjuang sampai RUU dicabut dan dibatalkan dari Prolegnas," ujar Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif yang ditemui di lokasi.

Slamet menambahkan bahwa massa tidak menuntut RUU tersebut ditunda, atau diganti judulnya seperti yang saat ini diajukan. Sebab menurutnya, RUU tersebut terbukti memecah belah anak bangsa dan membuat gaduh bangsa.

"Tuntutan kami RUU harus dicabut, dibatalkan bukan diganti judul bukan ditunda dan inisiatornya harus segera diproses secara hukum," tegasnya.

"Kalau ini belum dipenuhi kami akan terus berjuang bahkan kami akan menyiapkan aksi yang jauh lebih besar dari aksi yang pernah kita lakukan untuk menyelamatkan Pancasila dan kesatuan negera Republik Indonesia," pungkasnya.

Beberapa tokoh lainnya yang hadir di antaranya Ketua Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Sobri Lubis, Sekjen FPI Munarman dan Sekjen Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Edy Mulyadi.[dod]

Komentar Pembaca