Terjerat Hutang Gara-gara Kecanduan Judi Online, Karyawan Ekspedisi Ngaku Dirampok

Hukum  SENIN, 06 JULI 2020 , 11:32:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Terjerat Hutang Gara-gara  Kecanduan Judi Online, Karyawan Ekspedisi Ngaku Dirampok

Ilustrasi judi online/Net

Sandiwara Syamsul Hilal (29), yang mengaku menjadi korban perampokan bersenjata api tiga orang tidak dikenal di Jalan Sendowo, kawasan kota lama, Semarang, pada Senin dini hari (6/7), akhirnya terbongkar.

Warga Mangkang Wetan, Kota Semarang ini nekat berbohong pada kantornya dan polisi lantaran terbelit hutang akibat kencanduan judi online.

Kapolsek Semarang Utara Kompol Johan Valentino saat dikonfirmasi mengatakan, pria yang bekerja di jasa pengiriman barang online ini berbohong karena kecanduan judi online hingga nekat berhutang kepada perusahaanya sebesar Rp7 juta.

"Pada awalnya mengaku dirampok dengan cara ditodong menggunakan senpi oleh tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor. Anggota saya perintahkan untuk lakukan rekontruksi," kata Kompol Johan Valentino kepada Kantor Berita RMOLJateng, Senin (6/7) .

Kompol Johan menambahkan, saat akan dilaksanakan rekontruksi ulang, Syamsul Hilal malah kebingungan dan ketakutan.

Mengetahui hal itu, anggota Resmob Polsek Semarang Utara curiga dengan gerak geriknya.

"Setelah dilakukan interogasi mendalam, akhirnya Syamsul Hilal mengaku bahwa Ia hanya berpura pura kerampokan lantaran bingung mengembalikan hutang di kantornya. Uangnya habis untuk main judi online," imbuhnya.

Kompol Johan melanjutkan, dengan berpura-pura dirampok pelaku berharap agar uang Rp 7 juta yang ludes karena digunakan untuk bermain judi online ini tidak ditagih oleh perusahaanya.

Pemyidik Polsek Semarang Utara kemudian menyerahkan Syamsul Hilal ke Polsek Semarang Tengah karena lokasi laporan perampokan masuk wilayah hukum Semarang Tengah

Sementara itu Kapolsek Semarang Tengah Kompol Didi Dewantoro saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hingga saat ini pelaku yang berpura-pura menjadi korban perampokan masih menjalani pemeriksaan.

"Masih diperiksa. Infonya memang terbelit hutang karena Judi Online, terus ngaku-ngaku dirampok," tegasnya.[dod]

Komentar Pembaca