Menkes, Mensos, Mendikbud Dan 7 Menteri Lainnya Layak Direshuffle

Politik  SENIN, 06 JULI 2020 , 16:51:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menkes, Mensos, Mendikbud Dan 7 Menteri Lainnya Layak Direshuffle

Presiden Joko Widodo/Ist

Isu reshuffle mencuat di tengah pandemik Covid-19 seiring dengan kemarahan Presiden Joko Widodo saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam mengatakan, setidaknya ada empat sektor utama yang perlu dievaluasi.

"Pertama, Kementerian Kesehatan yang terbukti kinerja dan daya serap anggarannya sangat rendah yakni 2 persen dari alokasi anggaran Rp 75 triliun di kala masyarakat membutuhkan penanganan cepat pandemik," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/7).

Keterlambatan gerak ini, lanjut Umam, seolah menegasikan bahwa efek masalah kesehatan ini berimplikasi besar terhadap sektor sosial-ekonomi negara secara luas.

Sektor kedua yang wajib dievaluasi menurutnya adalah Kementerian Sosial (Kemensos).Hal itu karena Kemensos masih mengalami kendala dalam pendistribusian bantuan sosial dengan alokasi anggaran sekitar Rp 100 triliun.

"(Kemensos) menghadapi problem ke tumpang tindihan data dan teknis penyalurannya. Sementara itu, daya beli masyarakat perlu ditingkatkan melalui bansos agar ekonomi di akar rumput terus bergerak perlahan," sambungnya.

Sektor ketiga yang patut dievaluasi adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal itu lantaran Mendikbud lambat dalam merespon persoalan pendidikan ditengah pandemik. Mulai dari PPDB yang bermasalah hingga pembelajaran jarak jauh yang diskriminatif.

"Terakhir adalah Kementerian bidang ekonomi, baik di level Kemenko Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan lainnya," tegasnya.

"Pelambatan kinerja di sektor-sektor strategis itu perlu dievaluasi untuk mengoptimalkan daya ungkit kebangkitan ekonomi pasca new normal," tutup Khoirul Umam.['dod]

Komentar Pembaca