APBD Menipis, DPRD DKI Malah Hamburkan Duit Rakyat Untuk Kunker

Politik  RABU, 08 JULI 2020 , 14:30:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

APBD Menipis, DPRD DKI Malah Hamburkan Duit Rakyat Untuk Kunker

DPRD DKI Jakarta/Ist

Sejumlah Anggota DPRD DKI Jakarta dianggap tak memiliki hati nurani. Karena di saat APBD menipis gara-gara tergerus ongkos penanganan Covid-19 yang belum mereda, para politisi Kebon Sirih itu malah keluyuran ke luar daerah dengan bungkus kunjungan kerja alias kunker.

Demikian disampaikan Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Amos Hutauruk melalui keterangan tertulisnya, Rabu (8/7).

"Sudah jelas grafik korban Covid-19 masih tinggi. Belum lagi setiap hari warga disuguhkan persoalan, mulai dari kesehatan, pengangguran, PSBB, PPDB, reklamasi, eh malah DPRD keluyuran pakai duit rakyat," kata Amos.

Menurut Amos, APBD DKI sudah menipis karena pendapatan daerah lamban pulihnya.

Hal ini tentunya akan berdampak negatif buat perekonomian warga Jakarta.

"Seharusnya wakil rakyat yang kita pilih memikirkan bagaimana perekonomian dapat cepat pulih, bukan malah menghamburkan uang rakyatnya untuk keluyuran," ujar Amos.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah berkali-kali memgimbau kepada warganya agar tetap di rumah.

Bahkan Anies juga mengeluarkan Pergub N0.51 Tahun 2020 tentang PSBB.

"Pergub ini dimaksudkan agar masyarakat sehat aman dan produktif," pungkas Amos.

Diketahui, pada akhir pekan kemarin, sejumlah politisi melakukan kunker.

Misalnya, sejumlah Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta yang dikomandani Mujiyono melalukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Tegal, Jawa Tengah pada Jumat kemarin (3/7).

Hal serupa juga dilakukan sejumlah Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ke Kabupaten Brebes.

Beberapa foto aktivitas kunker Komisi C tersebut diunggah Anggota Fraksi Partai Gerindra Zuhdi Mamduhi di akun Facebook miliknya pada Sabtu malam (4/7).[dod]

Komentar Pembaca