Dirut KAI Usulkan SIKM Jakarta-Bandung Dicabut, DPRD: Jangan Korbankan Jutaan Warga

Megapolitan  RABU, 08 JULI 2020 , 15:55:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dirut KAI Usulkan SIKM Jakarta-Bandung Dicabut, DPRD: Jangan Korbankan Jutaan Warga

Gembong Warsono/RMOL

Pemerintah Provinisi DKI Jakarta masih memberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) bagi masyarakat yang ingin bepergian dari dan menuju Jakarta.

Kendati begitu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, meminta agar persyaratan SIKM khususnya perjalanan Jakarta-Bandung dicabut.

"Kami diinstruksikan Pak Menhub (Budi Karya Sumadi) untuk menjalankan KA Argo Parahyangan dari Bandung. Kalau itu kami operasikan dengan SIKM, akan sulit bagi kami," ujar Didiek dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X pada Selasa (7/7).

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, hal itu sulit diterima mengingat saat ini kondisi Jakarta belum sepenuhnya terbebas dari Virus Corona Baru alias Covid-19.

"Jakarta kan masih tinggi (kasusnya). Karena posisi tinggi kan kita mesti protect. Caranya salah satunya kan SIKM," ujar Gembong saat ditemui Redaksi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7).

Gembong menegaskan, justru ketika SIKM dicabut atau dilonggarkan maka yang dikhawatirkan adalah berbahaya untuk Ibukota.

"Jadi mesti kita sadar betul kondisi kita masih tinggi. Kalau kita buka, bahaya juga. Kasihan warga kita. Jangan karena satu dan lain hal, mengorbankan sekian juta warga Jakarta," tegasnya.[dod]

Komentar Pembaca