Pro Jokowi Jangan Terprovokasi

Opini  SABTU, 11 JULI 2020 , 08:16:00 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

Pro Jokowi Jangan Terprovokasi

Presiden Joko Widodo dan Menhan Prabowo Subianto/Ist

PARTAI Gerindra dioyok-oyok. Menteri KKP Eddy Prabowo, Hashim Joyohadikusumo, Saraswaty Rahayu dan Wagub Ariza Patria ditarget.

Presiden Jokowi menetralisir. Sebuah intervensi dirilis. Mempercayakan Menhan Prabowo urus ketahanan pangan. Foto keduanya di Saung Kayu Kabupaten Kapuas adalah bahasa politik. A confidentiality statement. Sebuah pernyataan percaya penuh.

Syahdan, PKS bereaksi. Mereka bingung. Lawyer Ali Lubis menduga PKS jarang baca buku.

Satu serangan buyar. Oposan nggak nyerah. Mereka giat cari cela. Hj. Affiati A.Ma Ketua DPRD Kota Cirebon menghapuskan kata "khilafah". Pro Jokowi terprovokasi. Medsos kembali nyala dengan caci-maki.

Mantan Ketua Umum Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) Armuji menyatakan, Kesetiaan mereka akan Pancasila patut dipertanyakan".

Kontradiksi Pancasila dan extrim kanan adalah sumbernya. Makin kusut saat redaksional glossopoeia-nya keliru. Penggunaan Istilah "Khilafaisme" dirasa offensive. Tidak wise. Cerita akan lain bila term "ISIS-isme" dipilih.

Mayoritas paham maksud Sekjen PDIP Hasto dengan istilah "Khilafaisme". Tapi sensitifitas dari penggunaan terminologi ini bisa dimanipulasi. Alhasil PDIP dituduh Anti Agama.

Ada semacam "semantic gap". Kata "Khilafaisme" masuk kategori planned language.

Sekjen Hasto dan Hj. Affiati A.Ma mengartikannya secara berbeda. Tanpa dasar yang sama maka ngga nyambung hasilnya.

Hendaknya Pro Jokowi dan partai koalisi bisa melihat pihak mana yang diuntungkan dari denigrasi terhadap Gerindra. Jangan terhasut. Karena target besarnya menggoyang Pemerintah Jokowi.

Partai Gerindra adalah partai nasionalis. Komitment pada NKRI dan Pancasila tidak diragukan. Pahami pesan sublime dari foto Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo.[dod]

THE END

Komentar Pembaca
Gerindra Dan Nepotisme

Gerindra Dan Nepotisme

RABU, 05 AGUSTUS 2020

Berkaca Dari Kasus Fitnah Ike Muti, Pemimpin Sejati Itu Memaafkan
Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia
Sulam Alis

Sulam Alis

MINGGU, 02 AGUSTUS 2020

Djoko Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot
Gerombolan Djarot

Gerombolan Djarot

KAMIS, 30 JULI 2020