Serang Kebijakan Menteri KP, Pengamat: Bu Susi Pudjiastuti Segeralah Move On

Politik  SABTU, 11 JULI 2020 , 20:04:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Serang Kebijakan Menteri KP, Pengamat: Bu Susi Pudjiastuti Segeralah Move On

Susi Pudjiastuti/Net

Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan pada periode pertama Presiden Joko Widodo merespons kebijakan ekspor benih lobster. Seperti diketahui, di era Susi ekspor benih lobster dilarang, tapi kebijakan tersebut dicabut Menteri Kelautan dan Perikanan sekarang Edhy Prabowo.

Lewat akun Twitter-nya @susipudjiastuti, pemilik Susi Air tersebut menegaskan tak rela benih lobster diekspor.

"Saya memang tidak rela bibit lobster diekspor. Saya rakyat biasa yang tidak rela bibit diekspor," ujarnya dikutip dari akun Twitter resmi miliknya @susipudjiastuti, Senin (6/7).

Memang, polemik ekspor benih lobster atau yang sering disebut benur makin memanas.Terakhir muncul sederet nama petinggi Partai Gerindra yang diisukan sebagai pemilik perusahaan yang mendapat izin untuk ekspor benih lobster, hingga munculnya lambang Garuda Partai Gerindra yang diganti dengan lobster.

Disisi lain, muncul dugaan gratifikasi oleh Susi Pudjiastuti saat menjabat Menteri KP, kepada sejumlah petinggi media untuk biaya jalan-jalan keluar negeri.

Menyikapi hal ini, Pengamat Sosial Politik Tamil Selvan alias Kang Tamil mengatakan bahwa polemik ini mengambarkan seolah adanya manuver dari Susi Pudjiastuti yang terusik kepentingan pribadinya akibat kebijakan Menteri Edhy Prabowo.

"Simbol-simbol komunikasi ini mengambarkan seolah Ibu Susi terusik kepentingan pribadinya karena kebijakan Pak Edhy. Kita sama-sama tahu bahwa saat menjabat Menteri KP beliau juga pengusaha di bidang lobster, walau kini dia mengaku sudah tidak lagi. Jadi saya kira, poin bawa-bawa nama nelayan kecil ini hanya sebagai kamuflase," kata Kang Tamil melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (11/7).

Kang Tamil mengungkapkan, sikap Susi yang terang-terangan berseberangan dengan kebijakan Menteri Edhy Prabowo, menunjukan ketidakpuasan atas reshuffle terhadap dirinya dari Kabinet Kerja Joko Widodo.

"Kita lihat cuitan beliau di medsos dan kemudian wacananya di media. ini menunjukan ketidakpuasan atas reshuffle dirinya. Saya kira pergantian dirinya lebih terkait pada banyaknya pengusaha kecil di bidang makanan laut, nelayan lobster skala kecil, serta pengusaha kapal yang mengeluh merugi akibat peraturan yang dikeluarkan Ibu Susi, di zamannya," ujar Kang Tamil.

Terkait isu kolusi dan nepotisme yang dilakukan Menteri Edhy Prabowo, Kang Tamil mengingatkan masyarakat jangan tergiring isu yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

"Jika memang ada cara-cara yang mengarah ke pola kolusi dan nepotisme, biar KPK yang bertindak. Saran saya ke Bu Susi segeralah move on," tutup Kang Tamil.[dod]

Komentar Pembaca