Penunjukan Prabowo Jadi Komandan Lumbung Pangan Nasional Tindakan Ngawur

Politik  MINGGU, 12 JULI 2020 , 12:35:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penunjukan Prabowo Jadi Komandan Lumbung Pangan Nasional Tindakan Ngawur

Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Ist

Penunjukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang menahkodai pengembangan lumbung pangan nasional oleh Presiden Jokowi adalah tindakan yang tidak tepat alias ‘ngawur’

Demikian disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/7).

Andi bahkan menyebut, hal ini merupakan indikasi dari penanganan tata kelola pemerintahan yang amatiran.

"Dinilai dari sisi manapun penunjukkan tersebut tidak dapat dibenarkan. Secara teknis ini adalah ranah Kementan dan bukannya Kemenhan, maka yang seharusnya menjadi leader adalah Menteri Pertanian," ujar Andi.

Kendati begitu, Andi menyampaikan jika sekiranya program strategis nasional tersebut bersifat lintas kementerian maka strukturnya seharusnya layak dinakhodai oleh Menteri Koordinator (Menko).

Selanjutnya Menko mana yang pas memimpin, sangat tergantung tujuan dari program strategis nasional tersebut.

Menurut Andi, jika tujuan pengembangan lumbung pangan tersebut dalam kerangka kesejahteraan rakyat dan petani maka yang relevan menahkodai adalah Menko Kesra.

Kemudian bila tujuannya untuk memperkuat ketahanan nasional secara umum maka yang tepat memimpin adalah Menko Polhukam. Dan jika tujuannya memperkuat industri beras nasional maka Menko Perekonomian yang lebih pantas menjadi leadernya.

"Jadi posisi Menko yang lebih tepat memimpin kebijakan strategis nasional, yang bersifat lintas departemen. bukannya menteri pertahanan," tegasnya.[dod]

Komentar Pembaca