Khofifah Minta Koperasi Jatim Beralih Ke Layanan Digital

Politik  MINGGU, 12 JULI 2020 , 15:29:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Khofifah Minta Koperasi Jatim Beralih Ke Layanan Digital

Khofifah Indar Parawansa/Net

Pandemik Covid-19 telah membawa banyak perubahan kebiasaan ditengah masyarakat. Hal inilah yang harus dijadikan momentum bagi koperasi untuk masuk kedalam ekosistem digital.

Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada Hari Koperasi ke-73 tahun, Minggu (12/7).

Menurut Khofifah, masyarakat saat ini lebih memilih belanja secara online sebagai respon atas anjuran pemerintah untuk membatasi aktivitas diluar rumah.

"Koperasi harus berpacu dengan situasi ini, jangan sampai terlambat. Segera beradaptasi ke layanan digital, " ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (12/7).

Meskipun tidak mudah, namun Khofifah optimis koperasi di Jawa Timur mampu melakukan hal tersebut karena merupakan tuntutan wajib di era sekarang.

Bagi roda perekonomian Jawa Timur, lanjutnya, koperasi dan UMKM memegang peranan sangat penting. Lebih dari 50 persen produk domestik regional bruto (PDRB) Jatim disumbang oleh koperasi dan UMKM. Untuk jumlah koperasi aktif di Jatim tercatat ada sebanyak 21 ribu koperasi dan 9,78 juta umkm.

"Jadi memang potensi koperasi di Jatim ini sangat luar biasa. Tidak ada pilihan lain selain sesegera mungkin bangkit dan beralih seluruh aktivitas ke ranah digital. Agak gagap diawal adalah hal biasa. Intinya, koperasi harus adaptif, kreatif, inovatif, dan kolaboratif," imbuhnya.

Dalam momen peringatan Hari Koperasi Nasional tahun 2020 ini, Khofifah juga mengajak pelaku koperasi dan UMKM untuk mencari celah dan menangkap berbagai peluang baru ditengah pandemik Covid-19.

"Banyak peluang yang bisa ditangkap dan dieksekusi sehingga bisa memperoleh peluang berlipat. Koperasi harus buat produk baru yang dibutuhkan oleh pasar. Jemput bola, jangan tunggu bola datang," tandasnya.[dod]

Komentar Pembaca