Prabowo Garap Pangan Nasional, Pengamat: Jangan Sampai Menurunkan Kinerja Kemenhan

Politik  MINGGU, 12 JULI 2020 , 14:05:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Prabowo Garap Pangan Nasional,  Pengamat: Jangan Sampai Menurunkan Kinerja Kemenhan

Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net

Penunjukan Prabowo Subianto menjadi leading sector lumbung pangan nasional, dikhawatirkan membuat kinerja Kementerian Pertahanan menjadi menurun dan berbahaya bagi integrasi nasional.

Pengamat Politik dari Universitas Nasional (Unas) Andi Yusran mengatakan, Menhan Prabowo mempunyai banyak pekerjaan rumah alias PR dalam meningkatkan indeks ketahanan kasional.

"Saat ini banyak kerawanan dalam matra Hankam Indonesia seperti masalah perbatasan dan pulau-pulau terluar," kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Minggu (12/7).

Kerawanan selanjutnya terkait modernisasi Alutsista, pengembangan industri strategis pertahanan, serta masalah Laut Cina Selatan.

"Hal-hal itulah yang sejatinya menjadi fokus perhatian Menteri Pertahanan," tegas Andi Yusran.

Untuk diketahui Presiden Joko Widodo menyebut Indonesia memerlukan lumbung pangan baru sebagai cadangan logistik untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan.

Kementerian Pertahanan pun ditunjuk sebagai leading sector untuk pengembangan lumbung pangan nasional baru tersebut. Dalam menjalankan tugasnya, Kemenhan akan berkoordinasi dengan Kementerian lainnya seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR.

Dengan pengembangan lumbung pangan baru ini diharapkan cadangan pangan nasional nantinya dapat terpenuhi dan dikelola dengan manajemen yang baik hingga dapat diekspor ke negara-negara lain.[dod]

Komentar Pembaca