Covid-19: Beruntung Atau Buntung

Opini  SENIN, 13 JULI 2020 , 06:23:00 WIB

Covid-19: Beruntung Atau Buntung

Penumpang KRL Commuter Line/Ist

BILA kita Mendengar Info soal Covid-19 di negeri ini, pasti dalam hati kecil akan berkata, Ngeri-Ngeri Sedap. Hal ini lantaran jumlah kasus Covid-19 yang terus membengkak.

Berdasarkan laporan akun Twitter @BNPB_Indonesia, Minggu (12/7) sore, tercatat ada 1.681 kasus baru. Total kasus virus Corona Di Indonesia menjadi 75.699 Orang.

Total jumlah pasien yang sembuh 35.638 orang. Sedangkan 3.606 pasien dilaporkan meninggal dunia.

Ada dua provinsi yang penambahannya sangat banyak. Pertama Jawa Timur yang mencatat kasus baru terbanyak dengan jumlah penambahan 518. Sehingga total ada 16.658 kasus.

Penambahan kasus terbanyak kedua hari ini ada di DKI Jakarta. Di mana ada 404 kasus baru. Dengan total ada 14.517 kasus terkonfirmasi positif.

Terkait dengan hal tersebut, meski rakyat telah taat aturan dan mematuhi protokol Covid-19, namun sepertinya rakyat terpaksa harus bekerja atau bertahan hidup dengan bertaruh keberuntungan.

Beruntung bila tak terinfeksi virus asal Wuhan atau buntung karena tertular Corona yang menyebabkan harus diisolasi atau dirawat, lalu terhenti atau hilangnya pekerjaan dan mata pencaharian.

Sampai kapan ini harus berlangsung?

Kita seperti akan memakan buah simalakama. Dimakan bapak mati, tak dimakan ibu yang mati. Artinya kita jadi serba salah. Bekerja, mencari nafkah dan melakukan aktifitas bisa terinfeksi Covid-19. Diam saja di rumah akan semakin susah karena tak bisa menafkahi keluarga.

Tak ada pilihan, tetap harus bergerak, maju dan bekerja dengan harus menjalankan protokol Covid-19. Pakai masker, cuci tangan dan selalu jaga jarak.

Kami berharap pemerintah pusat dan daerah segera menemukan solusi jitu untuk memutus mata rantai penyebaran Corona demi dan untuk keselamatan seluruh rakyat Indonesia.

Terakhir, jangan lupa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dijauhkan dari wabah Covid-19 dan diberikan kekebalan tubuh, serta selalu sehat wal afiat.

Semoga keberuntungan dalam bentuk apapun selalu bersama kita semua, khususnya terhindar dari Corona.

Untuk DPRD DKI Jakarta, meskipun kunker tak melangar aturan, debaikmnya janganlah kunker dulu. Tundalah hingga Corona benar-benar sudah tak ada lagi di bumi Indomesia.[dod]

Sugiyanto Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar)

Komentar Pembaca