Uji Ketahanan Baterai, Transjakarta Perpanjang Uji Coba Bus Listrik

Megapolitan  SENIN, 13 JULI 2020 , 11:22:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Uji Ketahanan Baterai, Transjakarta Perpanjang Uji Coba Bus Listrik

Bus listrik Transjakarta/Ist

PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta memperpanjang uji coba penggunaan bus listrik yang semula hanya 10 jam kini menjadi 12 jam.

"Waktu layanan operasional bus listrik yang sebelumnya waktu operasional dimulai pukul 10.00 WIB-20.00 WIB, pada Senin (13/7) menjadi pukul 08.00 WIB-20.00 WIB," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo, Senin (13/7).

Uji coba bus listrik tersebut diperuntukkan mengangkut penumpang pada rute Blok M-Balaikota selama tiga bulan ke depan.

Nadia menjelaskan, penambahan jam operasional ini dilakukan untuk uji coba ketahanan baterai. Kemudian ditingkat bertahap menuju 17 jam menyesuaikan layanan operasional Transjakarta.

Ditegaskan, Blbus dengan rute EV1 ini tetap beroperasi dari Blok M-Balaikota dengan physical distancing dan protokol Covid-19 yang selama ini selalu dijalankan secara konsisten oleh Transjakarta.

"Kami mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan yang telah diberlakukan di Transjakarta untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19," jelasnya.

Untuk informasi, Transjakarta dan Agen Pemegang Merek (APM) merek asal China BYD, Bakrie Autoparts, akhirnya resmi memulai uji coba bus listrik ini sejak pekan lalu.

Adapun uji coba mengangkut penumpang umum ini sebelumnya sempat tertunda karena izin teknis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Bakrie Autoparts menyediakan dua unit bus listrik BYD model single low entry K9 dan bus medium C6 dalam uji coba. Pada tipe single low entry K9 yang hanya untuk 25 orang duduk dan berdiri serta bus medium C6 yang memiliki kapasitas 11 orang duduk.[dod]

Komentar Pembaca