Covid-19 Di DKI Mencemaskan, Kemungkinan Anies Tarik Rem Darurat

Megapolitan  SELASA, 14 JULI 2020 , 12:58:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Covid-19 Di DKI Mencemaskan,  Kemungkinan Anies Tarik Rem Darurat

Anies Baswedan/Ist

Dua hari menjelang berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi, kasus Virus Corona baru alias Covid-19 di Jakarta justru meroket.

Tercatat dalam beberapa waktu kebelakang, terjadi lonjakan kasus yang cukup signifikan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Syarif mengatakan, jika ini terus terjadi bukan tidak mungkin kebijakan rem darurat yang pernah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sampaikan bakal kejadian.

"Saya katakan mungkin (rem darurat). Kita tunggu tiga empat hari ini ya," kata Syarif saat dihubungi wartawan, Selasa (14/7).

Kendati begitu politisi Gerindra ini menduga, meskipun kebijkan rem mendadak benar-benar diambil, namun tidak semua kegiatan otomatis lantas terhenti.

"Kalau ada rem mendadak, saya menduga itu tidak penuh tetapi hanya sektoral. Seperti Pasar, transportasi publik. Sementara industri perdagangan masih jalan. Masyarakat masih normal," ujar Syarif.

Adapun PSBB masa transisi dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di DKI Jakarta yang berjalan sejak tanggal 3 Juli lalu, akan berakhir pada 16 Juli mendatang.

Sejauh ini belum ada keterangan lebih lanjut dari Gubernur DKI Jakarta terkait kelanjutan PSBB transisi. Apakah dilanjutkan, dikembalikan kepada PSBB awal alias rem darurat atau bersiap memasuki new normal.[dod]

Komentar Pembaca