DPRD Kompak Apresiasi Pelaksanaan PPDB DKI

Megapolitan  SELASA, 14 JULI 2020 , 16:26:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

DPRD Kompak Apresiasi Pelaksanaan PPDB DKI

Rapat Komisi E bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta/RMOL

Tahun Ajaran Baru 2020/2021 untuk sekolah negeri, swasta maupun madrasah sudah dimulai sejak Senin kemarin (13/7).

Dalam perjalanannya, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya di DKI Jakarta sempat mengalami polemik.

Polemik PPDB tersebut bermula saat Dinas Pendidikan DKI dinilai diskriminatif lantaran penerimaan calon siswa lebih mengutamakan usia dibandingkan zonasi dan prestasi.

Kendati begitu, setelah melewati berbagai dinamika, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria yang membawahi Dinas Pendidikan, menilai pelaksanaan PPDB DKI terbilang sudah cukup baik.

"(PPDB) sudah baik. Dan Alhamdulillah saya rasa teman-teman dari masing-masing fraksi mengapresiasi," ujar Iman usai rapat bersama Dinas Pendidikan di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (14/7).

Bahkan, lanjut Iman, sejumlah dewan yang semula mengkritik tajam PPDB DKI, namun diakhir pelaksanaan tetap memberikan apresiasi.

"Memang ini adalah suatu hal yang baru. Karena ini terobosan juga. Banyak dinamikanya, tapi akhirnya dirasakan juga kan lebih banyak yang bisa masuk (negeri). Saya gak bilang semuanya, karena pasti ada yang tidak masuk," jelas Iman.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, adalah hal yang biasa bila dalam sebuah proses seleksi ada yang masuk dan terpental.

Iman juga mendorong kepada peserta didik yang terpaksa masuk sekolah swasta agar tidak patah semangat

Saat disinggung terkait masih adanya suara sumbang yang menilai pelaksanaan PPDB DKI tidak adil, Iman menyampaikan bahwa hal tersebut harus ditanggapi dengan bijak.

"Ya itu kita ambil hikmahnya saja. Sambil kita perbaiki. Tadi saya bilang tidak semua kebijakan tidak mungkin menyenangkan semua pihak," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca