Dirumahkan Tanpa Upah, 500 Karyawan Karaoke Jadi Pengangguran Baru

Bisnis  SENIN, 20 JULI 2020 , 10:20:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Dirumahkan Tanpa Upah, 500 Karyawan Karaoke Jadi Pengangguran Baru

Ilustrasi/Net

Dampak pandemi Covid-19 sudah menjalar kemana-mana. Salah satunya menimpa ratusan pegawai karaoke Bandungan, Kabupaten Semarang.

Sekretaris Asosiasi Karaoke Bandungan (AKRAB) Andre Purnomo mengatakan, tercatat saat ini ada 500 karyawan karaoke Bandungan yang rumahkan tanpa upah.

"Ratusan karyawan ini dari semua bidang keahlian. Dan semuanya terpaksa dirumahkan tanpa gaji atau upah, itu berarti mereka saat ini pengangguran. Bagaimana mau mengupah mereka, pemasukan ke manajemen saja tidak ada," kata Andre dilansir dari Kantor Berita Politik RMOLJateng, Senin (20/7).

Ditambahkan Ketua AKRAB Pristiono, sejauh ini pihaknya mencoba berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk bisa menampung pekerja yang dulunya berkutat di dunia hiburan karaoke.

Pristiono pun mengimbau bagi pengelola karaoke terketuk hatinya ikut membantu mencarikan pekerjaan.

"Sejauh ini kami sudah mengupayakan menyalurkan pekerjaan bagi 500 karyawan yang dirumahkan. Namun itu belum ada satu persen, masih sangat kecil," ungkap Pristiono.

Selain disalurkan pekerjaan, diakui Pristiono, ada juga pengelola karaoke memberikan modal untuk membuka usaha baru meski jumlahnya tidak besar.[dod]

Komentar Pembaca