AHY Soroti Kebijakan Belajar Mengajar Jarak Jauh Yang Tidak Didukung Fasilitas Memadai

Politik  RABU, 22 JULI 2020 , 22:29:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

AHY Soroti Kebijakan Belajar Mengajar Jarak Jauh Yang Tidak Didukung Fasilitas Memadai

Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Ada situasi dilematis dalam kebijakan kegiatan belajar mengajar jarak jauh yang diterapkan pemerintah di tengah pandemik Covid-19.

"Ini dilematis. Risiko anak tertular Covid selama sekolah tatap muka adalah ancaman serius. Tetapi, dukungan fasilitas selama PJJ juga jadi hal penting yang saat ini tidak bisa didapatkan oleh semua pengajar dan orang tua murid," kata Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di akun Twitternya, Rabu (22/7).

Ia sempat membuat sesi sharing dengan masyarakat terkait pembelajaran jarak jauh yang dibuka pada Selasa kemarin (21/7) di sosial media.

Menurut AHY, masyarakat banyak yang mengeluhkan kegiatan belajar mengajar, mulai dari kendala fasilitas akses internet, hingga biaya yang tak sedikit.

"Di sisi orang tua, ada kekhawatiran jika harus kembali sekolah tatap muka dalam keadaan pandemik yang belum berakhir. Banyak cerita soal adaptasi mendampingi anak belajar sambil mengerjakan pekerjaan," urainya.

Pun demikian dengan para pegajar. AHY menilai, di masa pembelajaran jarak jauh ini, para pengajar makin kreatif dan inovatif untuk memberi pembelajaran meski dengan berbagai keterbatasan.

"Ada yang mengajar sambil mendampingi anak belajar. Juga yang kesulitan meningkatkan partisipasi murid terkendala fasilitas dan kondisi ekonomi orangtua murid di rumah," jelasnya.

"Insya Allah Partai Demokrat akan terus mengawal proses belajar mengajar selama pandemik, mendorong pemerintah meningkatkan pemerataan akses dan kualitas pendidikan bagi semua anak Indonesia. Diperkirakan ada hampir 10 juta anak yang kesulitan mengikuti PJJ. Ini tanggung jawab kita bersama," tandasnya. []


Komentar Pembaca