Polemik Lahan Untuk Depo MRT, Begini Penjelasan Ancol

Megapolitan  JUM'AT, 24 JULI 2020 , 15:31:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Polemik Lahan Untuk Depo MRT, Begini Penjelasan Ancol

MRT Jakarta/Net

PT MRT Jakarta berencana membangun depo MRT fase II yang berada kawasan Ancol Barat, Jakarta Utara. Namun pembebasan lahan tersebut mengalami persoalan.

Hal itu dikarenakan, sebagian lahan tersebut masih dikuasai PT Asahimas Flat Glass Tbk.

Terkait hal ini, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Teuku Shahrir menjelaskan Luas lahan di Ancol Barat memiliki 10 sertifikat HGB.

"Luas lahan di Ancol Barat yang disampaikan oleh MRT adalah 43 hektare itu ada sepuluh sertifikat HGB, tujuh dimiliki Asahimas dan tiga dimiliki oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro)," ujar Shahrir saat melakukan rapat di Gedung DPRD DKI Jakarta seperti yang dikutip Redaksi, Jumat (24/7).

Untuk diketahui, seluas 40 hektare lahan dikuasai Asahimas selaku pihak ketiga, sementara 3 hektare sisanya dikuasai Jakpro. Shahrir menjelaskan, HGB itu memiliki batas waktu yang bervariasi, mulai dari 2022 sampai 2029.

Adapun PT MRT Jakarta membutuhkan dana untuk pembebasan lahan di Ancol Barat sekitar Rp 1,5 triliun. Pembangunan sendiri dilakukan atas kerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk pendanaan.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

RABU, 29 JULI 2020 , 10:05:00

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

RABU, 29 JULI 2020 , 13:29:00