Catatan Untuk Raffi Ahmad Yang Kini Makin Meroket, Pengalaman Adalah Guru Yang Baik

Opini  MINGGU, 26 JULI 2020 , 12:17:00 WIB

Catatan Untuk Raffi Ahmad Yang Kini Makin Meroket, Pengalaman Adalah Guru Yang Baik

Raffi Ahmad/Net

PASANGAN selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kini semakin meroket di dunia hiburan dan bisnis yang mereka jalankan. Terbayang kisah tragis yang menimpa Raffi Ahmad 7,5 tahun yang lalu.

Raffi diciduk tanggal 27 Januari 2013 oleh Badan Narkotika National (BNN) di kediamannya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ketika digerebek, BNN menemukan 14 butir 3,4-MDC yang memiliki kandungan methylon yang selama ini disebut-sebut sebagai narkoba jenis baru yang mengandung turunan dari zat katinon beserta dua linting ganja.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, suami Nagita Slavina ini tetap menjalani masa rehabilitasi di Lido, Sukabumi, Jawa Barat.

"Terhadap tersangka lainnya sambil menunggu proses penyidikan akan ditempatkan di rehab nasional, di Lido, Cigombong, Jawa Barat," jelas Sumirat.

Raffi Ahmad pun hanya menjalani masa rehabilitasi selama 4 bulan saja. Pada April 2013, Raffi Ahmad bisa menghirup udara bebas.

Kejadian saat Raffi ditangkap dan sedang ditahan di Rutan BNN, pada suatu hari saya bertamu ke ruang kerja Direktur Narkoba Bareskrim Polri Brigjen P. Arman Depari (saat ini Arman adalah Deputi Pemberantasan BNN).

Saya dan Arman ngobrol sangat lama dan salah satu pembahasan kami adalah soal hal ihwal penangkapan dan penahanan Raffi Ahmad.

Walau saya tak meliput di dunia hiburan, berita penangkapan Raffi tetap saya ikuti perkembangannya.

Saya mendengar sejumlah informasi yang intinya adalah patut dapat diduga ada pihak yang sengaja menjebak agar Raffi ditangkap dalam kasus narkoba karena latar belakang sakit hati pada Raffi.

Ketika itu, tentu saya prihatin. Tak sepantasnya, masalah pribadi dijadikan alasan untuk menjebak, mempermalukan, menjatuhkan dan menghancurkan seseorang yang atas jerih payah serta berkat multi talentanya bisa melambung di dunia hiburan.

Raffi, anak muda yang penuh talenta. Tuhan menyayangi ia sehingga seiring dengan berjalannya waktu, Raffi dapat bangkit kembali.

Tuhan memberi Raffi seorang jodoh yang sangat cantik, baik sabar, penuh pengertian dan luar biasa hebat dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang istri dan ibu.

Sehingga wanita yang sangat memikat dengan panggilan Gigi, dapat mendampingi sang suami agar jangan terjatuh seperti waktu dulu saat Raffi masih sendiri.

7,5 tahun bukan waktu yang singkat. Raffi, terus dan terus melambung. Ia harus menjadikan pengalaman pahitnya di masa lalu menjadi guru dalam menyongsong masa depan. Sebab pengalaman adalah guru yang baik.

Raffi banyak menderma dan semoga itu jangan berhenti dilakukannya sampai kapanpun. Raffi harus terus menjaga kedermawanan dan kerendahan hatinya.

Hingga pada satu titik, ia siap mengantarkan Rafatar anaknya, menjadi penerus dan penerima tongkat estafet didalam kehidupan ini.

Melanjutkan apa yang baik dan mulia yang telah dilakukan kedua orangtuanya.[]

Mega Simarmata Penulis adalah wartawan senior

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

RABU, 29 JULI 2020 , 10:05:00

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

RABU, 29 JULI 2020 , 13:29:00