Tanah Dan Bangunan Hasil Rampasan Korupsi Eks Kakorlantas Diserahkan Ke TNI AD

Hukum  SENIN, 27 JULI 2020 , 21:33:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tanah Dan Bangunan Hasil Rampasan Korupsi Eks Kakorlantas  Diserahkan Ke TNI AD

Jenderal TNI Andika Perkasa dan Komjen Pol Firli Bahuri/Ist

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang rampasan negara dari koruptor berupa tanah dan bangunan senilai Rp 20 miliar ke TNI AD. Penyerahan tersebut dilakukan langsung secara simbolis oleh Ketua KPK Komjen Firli Bahuri kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Penyerahan tersebut dilakukan di Markas Besar Angkatan Darat Jakarta, Senin (27/7).

"Penyerahan ini dilakukan atas dasar Keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Nomor S-84/KM.6/2020 tanggal 5 Mei 2020 tentang penetapan status penggunaan Barang Milik Negara yang berasal dari barang rampasan negara dari KPK kepada Kemenhan RI, dalam hal ini TNI Angkatan Darat," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus melalui keterangan tertulisnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nefra mengatakan Jenderal Andika menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada TNI AD untuk memanfaatkan barang rampasan negara berupa tanah dan bangunan seluas 534.154 m² senilai Rp 20.023.666.000.

Adapun tanah yang diserahkan terletak di Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe dan Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat. Aset yang diserahkan merupakan hasil korupsi yang disita KPK dari eks Kakorlantas Polri, Irjen Pol (Purn) Djoko Susilo, dalam perkara pengadaan simulator SIM.

Amanah berupa aset yang kami terima ini, akan kami serahkan kepada Kodam III/Siliwangi untuk mengelola dan mengoptimalkan pemanfaatannya dalam rangka mendukung tugas-tugas TNI Angkatan Darat. Hal-hal terkait administrasi dan teknis akan kami penuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Nefra.

Di kesempatan yang sama, Firli Bahuri menekankan terkait penyerahan barang rampasan negara itu merupakan kinerja yang sudah dilakukan KPK.

KPK, kata Firli, akan terus bekerja dengan memegang teguh prinsip transparansi, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara, Nefra juga menyampaikan bahwa Dirjen Kekayaan Negara (DKN) Kemenkeu RI Isa Rachmatarwata ikut dalan acara serah terima itu.

Dalam kesempatan itu, Isa menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kerjasama KPK dengan TNI AD.

"DKN Kemenkeu juga terus berupaya untuk mempercepat proses penyaluran BRN lainnya, dengan tetap berkoordinasi dengan semua pihak serta memperhatikan asas keadilan bagi semua pihak. DKN juga mengapresiasi saran masukan dari KASAD terkait tentang upaya memanfaatkan BRN tidak hanya untuk kepentingan dinas, namun juga bisa dimanfaatkan untuk menambah Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP)", ujar Nefra mengutip pernyataan Isa.

Penandatanganan penyerahan barang rampasan negara ini turut pula disaksikan oleh Sekjen KPK RI, Deputi Bidang Penindakan KPK RI, Kabaranahan Kemhan RI, serta dihadiri para pejabat TNI AD.

Turut hadir Bupati Subang, Kepala Desa Kumpay dan Kepala Desa Cirangkong, pejabat Kepala Kantor Pertahanan Subang, termasuk Bapak Iyan selaku penjaga lokasi/tanah yang diserahterimakan.[dod]

Komentar Pembaca