Wahyu Dewanto: Terpenting, Pengembangan Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Megapolitan  RABU, 29 JULI 2020 , 18:22:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wahyu Dewanto: Terpenting, Pengembangan Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Wahyu Dewanto/Ist

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) tengah melakukan pengembangan Kawasan Industri Pulogadung.

Kawasan seluas 500 hektare tersebut bakal dikembangkan menjadi kawasan terpadu dengan beragam fasilitas publik, seperti rusunawa, rumah sakit, sekolah, hingga transportasi publik terintegrasi.

Pengembangan kawasan industri ini juga menyiapkan Ruang Terbuka Hijau seluas 94 hektare dalam konsep re-master plan 2019-2023.

Kawasan industri ini nantinya juga bisa menjadi tempat menampung air, bahkan menjadikannya air baku. Kemudian, juga bisa dijadikan tempat yang bersih, indah, dan memiliki sarana rumah sakit, pendidikan, dan kawasan industri kecil lainnya.

Menyusul pengembangan kawasan tersebut, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wahyu Dewanto mendorong Pemprov DKI secara bertahap mengakuisisi kepemilikan saham PT JIEP milik pemerintah pusat sebesar 50 persen.

Saat ini diketahui Pemprov DKI Jakarta juga memiliki saham 50 persen PT JIEP.

"Soal akuisisi kepemilikan saham bisa bertahap, asal konsep sudah cocok dan Pemprov DKI maupun pusat punya komitmen yang sama mendorong kawasan tersebut berkembang untuk tujuan yang sama. Toh sama-sama pemerintah. Tentu tidak untuk semata-mata komersial apalagi sekedar menguntungkan segelintir pihak ketiga saja," kata Wahyu melalui layanan WhatsApp Messenger, Rabu (29/7)

Menurut Wahyu, ada beberapa pertimbangan Pemprov DKI mengakuisisi saham pemerintah pusat. Diantaranya lahan kawasan imdustri tersebut berada di wilayah DKI Jakarta sehingga otomatis infrastruktur, utilitas, dan lainnya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI.

"Seandainya PT JIEP bisa dikembangkan secara maksimal, tentu memberi keuntungan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di DKI Jakarta," ujar politisi Partai Gerindra ini.

Untuk itulah, kata Wahyu, yang terpenting adalah bagaimana seharusnya konsep pengembangan kawasan industri tersebut secara ideal.

"Artinya yang cocok dan sejalan dengan konsep pengembangan Kota Jakarta," ungkap Wahyu.

Setelah itu barulah rencana tersebut dijalankan PT JIEP dan ditunjang sepenuhnya oleh Pemprov DKI berupa perizinan, infrastruktur, utilitas (PAM, listrik, gas, telekomunikasi, PAL, dll).[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104