Disomasi Pemprov DKI, Ike Muti Langsung Tutup Kolom Komentar Instagram

Megapolitan  JUM'AT, 31 JULI 2020 , 14:50:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Disomasi Pemprov DKI, Ike Muti Langsung Tutup Kolom Komentar Instagram

Akun Instagram Ike Muti/Ist

Unggahan selebritis Indah Kartika Mutiarawati alias Ike Muti di Instagram berbuntut somasi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melayangkan surat peringatan kepada Ike Muti untuk menjelaskan kandungan tulisannya tersebut.

Somasi tersebut dikirimkan Pemprov DKI melalui akun resmi Twitter @DKIJakarta kepada Ike Muti.

Pemprov DKI memberikan tenggat waktu 2x24 jam terhitung mulai Jumat (31/7/2020) kepada Ike Muti untuk menunjukkan bukti ucapannya.

"Salam, Ibu Ike Muti. Kami telah mengirimkan surat somasi kepada saudara atas isi posting saudara di Instagram yang tidak faktual. Harap diterima dengan baik. kami tunggu tindak lanjutnya," tulis akun resmi DKI Jakarta seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Jumat (31/).

Dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum Setda Provinsi DKI Jakarta, Yayan Yuhanah, Pemprov DKI jakarta menegaskan klaim Ike Muti ditolak bergabung dalam web series dengan klien Pemprov DKI Jakarta tersebut adalah klaim yang tidak benar. Pemprov DKI merasa dirugikan atas klaim tersebut.

"Isi postingan tersebut tidak faktual, tidak benar dan berisi kebohongan serta telah viral di medsos yang membuat nama baik Pemprov DKI dirugikan," tulisnya.

Pemprov DKI mendesak Ike Muti untuk menjelaskan nama proyek dan penanggungjawab proyek yang dimaksud olehnya.

Selain itu, Pemprov DKI juga meminta Ike Muti menyebutkan dengan jelas siapa yang menyuruhnya menghapus foto-foto Jokowi di akun media sosial miliknya.

"Tunjukkan bukti komunikasi yang menyatakan permintaan Pemprov DKI Jakarta untuk menghapus foto anda dengan Presiden Joko Widodo," tegasnya.

Jika dalam waktu 2x24 jam Ike Muti tak menjawab somasi dari Pemprov DKI Jakarta, maka Pemprov DKI akan menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan perkara tersebut.

"Apabila tidak ada penjelasan dan klarifikasi secara tertulis dan ditandatangani di atas materai dari saudara, maka kami akan langsung menempuh setiap dan semua upaya hukum sesuai dengan kaidah hukum pidana," sambungnya.

Diketahui, melalui Instagram, Ike Muti mengaku proyeknya dengan Pemprov DKI kandas karena dirinya pengagum Presiden Jokowi.

"Menurut mereka saya Jokowi banget, makanya saya tidak terpilih di project Pemda DKI itu," kata Ike Muti seperti tertulis di laman akun Ikemuti16, Kamis (30/7).

Ia tampak menggemari Presiden Jokowi jika dilihat dari lini masanya di Instagram.

Dalam tulisannya, Ike mengaku diminta mencopot foto-foto Jokowi dari akun media sosialnya ketika tawaran proyek Pemprov Jakarta itu datang padanya.

Ike tak menjelaskan detail proyek web series tersebut. Ia hanya menyebut dirinya menerima sejumlah tawaran web series di masa pandemi Covid-19.

Namun tawaran dari Pemprov Jakarta, kata Ike, tidak profesional. Pasalnya, kata pemeran di film Tania ini, setiap unggahan termasuk foto Jokowi di media sosial merupakan hak pemilik akun.

Meski demikian ia merasa tak menyesali putusan Pemprov Jakarta itu. "Tuhan memang baik di saat pandemi saya masih ada beberapa tawaran web series. Tapi, kalau ada tawaran rezeki ke saya dengan meminta saya untuk menghapus foto-foto di sosmed yang ada bapak Presiden kita Jokowi kok rasanya nggak profesional banget," ujarnya.

Sayangnya, pasca disomasi oleh Pemprov DKI, Ike Muti langsung menutup kolom komentar Instagramnya.

Belum ada penjelasan resmi dari Ike Muti terkait penutupan kolom komentarnya tersebut.[dod]

Komentar Pembaca