Kembalikan Aturan Ganjil Genap Jadi Cara Pemprov DKI Tarik Rem Darurat

Megapolitan  MINGGU, 02 AGUSTUS 2020 , 10:30:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kembalikan Aturan Ganjil Genap Jadi Cara Pemprov DKI Tarik Rem Darurat

Sosialisasi Ganjil Genap/RMOL

Pasca pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi, kasus virus Corona baru alias Covid-19 di Ibukota kembali melonjak

Bukan hanya itu, lalu lintas di Jakarta juga mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan, di beberapa titik pengamatan, volume lalu lintas Ibukota bahkan sudah mendekati kondisi normal.

Karenanya Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah dengan menarik rem darurat dalam rangka mengurangi kepadatan lalu lintas dan pengendalian penduduk.

"Berdasarkan Pergub 51/2020 ada dua emergency break, yang pertama dengan Ganjil Genap dan yang kedua dengan kembali ke pelaksanaan PSBB," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (2/8).

"Yang sekarang kita lakukan menerapkan pembatasan lalu lintas. Kenapa ini jadi opsi? Karena berdasarkan kajian, setelah SIKM ditiadakan maka tidak ada lagi instrumen pembatasan pergerakan orang di Jakarta," sambungnya.

Dengan diberlakukannya kembali Ganjil Genap, Syafrin berharap mobilitas penduduk di Jakarta kembali dapat dikendalikan.[dod]

Komentar Pembaca