Bos PKS Larang Kader Bertakziah Ke Kediaman Dani Anwar

Megapolitan  SENIN, 03 AGUSTUS 2020 , 12:23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bos PKS Larang Kader Bertakziah Ke Kediaman Dani Anwar

Dani Anwar/Ist

Seluruh kader PKS diimbau tidak bertakziah ke kediaman almarhum Dani Anwar yang berlokasi di Jalan Kebon Pala 1 No 287, RT 002/016, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Imbauan tersebut disampaikan Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo layanan WhatsApp yang diterima redaksi, Senin (3/8).

"Dengan mempertimbangkan beberapa kondisi dan demi kemaslahatan bersama, mohon pengertian segenap kader untuk tidak takziyah ke rumah beliau. Mohon keikhlasan segenap kader untuk mendoakan dan melakukan salat ghaib," kata Shakir.

Sementara kolega alhamarhum Dani Anwar di Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Taufik Zoelkifli mengungkapkan bahwa jenazah batal dimakamkan di pemakaman keluarga di Sentul, Jawa Barat.

"Almarhum akan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat," kata Taufik saat dikonfirmasi.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menerima musibah," tutupnya.

Diketahui Dani Anwar meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS AL Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Dani Anwar lahir di Jakarta, 22 Februari 1968. Dia merupakan politisi kawakan ibukota.

Terakhir Dani menjabat Sekretaris Fraksi Komisi A DPRD DKI Jakarta.

Pada Pilgub DKI 2007, Dani mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi Adang Daradjatun.

Dani adalah putra dari pasangan Muhammad Aspali Bin Abduraman (alm) dari Gang Kiapang dan Bani Binti H. Daud Bin Busama dari Kebon Pala Tanah Abang.

Kakek Dani, (alm) Haji Daud, dikenal masyarakat Kebon Pala sebagai seorang pengajar agama dan Imam Rawatib di Masjid.[dod]

Komentar Pembaca