Nekat Bakar Bendera Merah Putih Dan Kibarkan Bendera Belanda, Wanita Ini Dibawa Ke Rumah Sakit Jiwa

Hukum  SELASA, 04 AGUSTUS 2020 , 07:45:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Nekat Bakar Bendera Merah Putih Dan Kibarkan Bendera Belanda, Wanita Ini Dibawa Ke Rumah Sakit Jiwa

Man Astutiningtyas/RMOL

Seorang pemilik akun Facebook Man Astutiningtyas (30) ditangkap polisi usai aksinya membakar bendera Merah Putih viral di media sosial. Kejadian tersebut diduga merupakan kasus seperti Sunda Empire.

Dilansir dari Kantor Berita RMOLLampung, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, penangkapan pelaku tersebut setelah kasus pembakaran bendera merah putih itu viral di media sosial.

Dia mengatakan pihaknya kemudian mencari identitas pemilik akun Facebook tersebut.

Tak butuh waktu lama, ternyata pelaku merupakan seorang wanita yang tinggal di wilayah Lampung Utara.

"Ternyata disitu ada identitas daripada pemilik akun medsos itu beralamat di wilayah Lampung Utara. Jadi perintah kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, setiap anggota Polri tuh harus pro aktif, partnership dan problem solving jadi proaktif itu harus cepet menjemput bola apa sih kejadian yang ada di lapangan," kata Pandra dalam keterangannya, Senin (3/8).

Setelah mendapatkan identitas dan lokasi pelaku, pihaknya melakukan penangkapan pada Minggu (2/8) malam.

Dalam penangkapan itu, kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti. Satunya adalah identitas atau tanda pengenal KTP, SIM dan lain-lain.

Selain membakar bendera merah putih, pelaku juga mengibarkan bendera Belanda di rumahnya di Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.

Bukan cuma itu, dia juga memasang bendera Belanda di sepeda motor bebeknya, serta meletakkan di atas meja..

Man Astutiningtyas mengaku membakar bendera karena kesal dengan keadaan ekonomi dan politik di Indonesia. 

Man Astutiningtyas membakar bendera merah putih berukuran kecil pakai lampu minyak sambil memvideokan pakai ponsel genggamnya sekitar 30 menit. Video itu kemudian dihapus pihak facebook.

Setelah ditangkap, Man Astutiningtyas mengaku apa yang dilakukannya didukung orangtuanya dalam upaya menjatuhkan wibawa pemerintah.

Menurut Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, pelaku mengaku aksi tersebut dilakukan karena diperintahkan oleh PBB yang ada di Belanda.

Karena jawabannya berubah-rubah, petugas menduga wanita tersebut mengalami gangguan jiwa dan akan diperiksa ke RSJ Provinsi Lampung di Kurungan Nyawa, Kabupaten Pesawaran.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104
Upacara Kemerdekaan Di Balaikota

Upacara Kemerdekaan Di Balaikota

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 , 08:16:00