Ganjil Genap Masa Pandemi Untuk Batasi Pergerakan Orang

Megapolitan  SELASA, 04 AGUSTUS 2020 , 10:29:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ganjil Genap Masa Pandemi Untuk Batasi Pergerakan Orang

Kawasan Ganjil Genap/Net

Penerapan aturan anjil genap (Gage) di 25 ruas jalan Ibukota memasuki hari kedua sejak diberlakukan kembali pada Senin kemarin (3/8).

Namun sampai dengan hari ini dan besok, aparat di lapangan belum melakukan penindakan bagi pelanggar karena masih masuk dalam tahap sosialisasi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, berdasarkan evaluasi Gage hari pertama tidak terjadi lonjakan penumpang angkutan umum dan lalu lintas terpantau lancar.

Syafrin juga mengatakan, penerapan Gage di masa pandemik Covid-19 ini berbeda tujuan dengan penerapan Gage di masa normal.

Katanya, Gage di masa normal bertujuan untuk memindahkan orang dari kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.

"Tapi saat ini tujuannya bukan itu, tujuannya adalah mengefektifkan kebijakan yang sudah dibuat DKI secara holistik (keseluruhan)," kata Syafrin kepada wartawan, Selasa (4/8)

Dijelaskan Syafrin, di masa pandemik Covid-19 ini setiap kegiatan diharuskan tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas normal.

Oleh sebab itu, skema ganjil genap ini diharapkan dapat menjadi pedoman perusahaan untuk membagi waktu bekerja karyawannya yang di rumah atau work from home (WFH) dan kantor.

"Yang masuk kantor juga kita minta dibagi jadi 2 shift. Harapannya dengan pola itu tidak terjadi kepadatan, tidak terjadi pergerakan orang tidak penting," pungkas Syafrin.[dod]

Komentar Pembaca