Bayar PKB, Wajib Pajak Diimbau Pilih Pembayaran Non Tunai

Megapolitan  SELASA, 04 AGUSTUS 2020 , 19:18:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Bayar PKB, Wajib Pajak Diimbau Pilih Pembayaran Non Tunai

Ilustrasi/Net

Para wajib pajak (WP) diimbau melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara non tunai. Antara lain melalui layanan e-channel Bank DKI seperti JakOne Mobile, ATM maupun debit EDC.

Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini melalui keterangan tertulisnya, Selasa (4/8).

"Untuk membayar PKB melalui JakOne Mobile, wajib pajak dapat melakukan pembayaran melalui tiga cara, yakni melalui menu pembayaran pajak eSamsat DKI Jakarta, melalui menu pembayaran pajak eSamsat Nasional (kode bayar diperoleh dari aplikasi Samolnas (Samsat Online Nasional), dan atau melalui pembayaran Scan QRIS di loket pembayaran Samsat," kata Herry.

Bagi WP yang memiliki data NIK yang sama antara data di kepemilikan kendaraan dengan data pada bank, dapat melakukan pembayaran PKB melalui menu pembayaran eSamsat DKI Jakarta pada aplikasi JakOne Mobile

Caranya masukkan nomor polisi kendaraan, pilih sumber dana dan lakukan pembayaran sesuai nominal pembayaran pajak yang tertera.

Sedangkan WP yang ingin segera mendapat lembar pengesahan ataupun yang ingin membayar pajak tahun ke-5, pembayaran PKB dapat dilakukan dengan pembayaran Scan QRIS di loket pembayaran Samsat.

"Kami menyediakan sejumlah hadiah menarik bagi WP yang membayar PKB melalui JakOne Mobile dan paling banyak mengumpulkan poin transaksi JakOne Mobile sampai dengan 31 Oktober 2020," ujar Herry.

Bank DKI akan memberikan hadiah utama 1 unit mobil, 5 unit motor, dan ratusan hadiah merchandise menarik.

Info terkait ketentuan lebih lanjut tentang Program Bayar PKB berhadiah Mobil dan Motor dapat mengunjungi laman bit.ly/jakone-pkb

Bank DKI juga terus mengembangkan berbagai fitur baru pada aplikasi JakOne Mobile yang dapat memudahkan penggunanya berbank #dirumahaja, termasuk membuka rekening tabungan dan deposito secara online.

JakOne Mobile dapat dipergunakan baik oleh nasabah yang sudah ataupun yang belum memiliki rekening tabungan Bank DKI.

Untuk melindungi nasabah dan karyawannya, Bank DKI juga menerapkan sejumlah protokol kesehatan dalam pelayanan kepada nasabah, seperti; pengecekan suhu, imbauan menggunakan masker dan mencuci tangan pada westafel atau hand sanitizer yang telah disediakan, menjaga jarak aman minimal 1 meter, hingga membatasi antrean sampai dengan 50% dari kapasitas.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104